Fungsi Glomerulus Ginjal pada Sistem Ekskresi

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ginjal manusia masing-masing terdiri dari kurang lebih satu juta nefron, yang mana setiap nefron memiliki sebuah glomerulus. Dikutip dari buku At A Glance Medicine yang ditulis oleh Patrick Davey dan diterjemahkan oleh Annisa & Cut (2005: 234), glomerulus terletak di korteks ginjal dan hasil penyaringannya akan menuju tubulus ginjal. Fungsi glomerulus bagi tubuh manusia sangatlah penting.
Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan/mensekresikan zat sisa metabolisme dan zat-zat lain yang berbahaya terhadap tubuh, sambil mempertahankan konstituen darah yang masih berguna. Ginjal terdiri dari beberapa bagian, artikel kali ini akan membahas lebih fungsi glomerulus pada sistem ekskresi manusia.
Fungsi Bagian Glomerulus
Glomerulus merupakan bagian ginjal yang berfungsi untuk mengeliminasi toksin/sisa metabolisme dalam tubuh. Variabel utama yang menggambarkan efisiensi ginjal dalam pembuangan zat sisa metabolisme adalah laju filtrasi glomerulus glomerular filtration rate (GFR).
Laju filtrasi glomerulus manusia akan dihitung melalui tes pengukuran kreatinin serum, yang mana tes ini menggunakan hasil akhir metabolisme otot lurik. Adapun tes yang lebih akurat, yaitu tes bersihan kreatinin (creatinine clearance). Prinsip dasar metode pengukuran bersihan kreatinin adalah bahwa kreatinin merupakan molekul inert yang difiltrasi secara pasif oleh ginjal, dan GFR dapat dihitung dengan mengetahui jumlah kreatinin urin dan konsentrasi kreatinin plasma selama 24 jam.
Fungsi glomerulus lainnya adalah konservasi konstituen darah normal. Apabila fungsi dari glomerulus terganggu, protein plasma tidak dapat lagi dipertahankan. Kebocoran protein dapat bervariasi mulai dari yang ringan, hingga penyakit sangat berat.
Pada proses ekskresi, pembentukan urin pertama akan dimulai dari darah yang mengalir melalui arteri aferen ginjal dan masuk ke dalam glomerulus. Saat masuk ke glomerulus, tekanan darah akan menjadi tinggi, sehingga air dan zat-zat yang berukuran kecil akan terdorong keluar dari pori-pori kapiler glomerulus dan menghasilkan filtrat.
Darah dan protein akan tetap tinggal di dalam kapiler darah, karena tidak dapat menembus pori-pori glomerulus. Itulah penjelasan mengenai fungsi bagian glomerulus pada ginjal. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
