Konten dari Pengguna

Fungsi Lisosom dalam Mata Pelajaran Biologi

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi Lisosom. Foto: Bioscience Image Library by Fayette Reynolds / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi Lisosom. Foto: Bioscience Image Library by Fayette Reynolds / Unsplash

Dalam mata pelajaran Biologi sering dibahas mengenai bagian-bagian sel tubuh mahluk hidup. Bahkan hal lainnya yang lebih mendetail seperti fungsi lisosom juga dibahas. Walaupun pembahasan untuk anak SMA tidak seluas atau serinci di ilmu kedokteran.

Selain mempunyai fungsi yang signifikan, lisosom juga terdiri dari dua macam dengan masing-masing memiliki peran yang sama pentingnya. Untuk lebih tahu mengenai definisi dan fungsinya simak pembahasan di bawah ini.

Definisi Lisosom

Ilustrasi fungsi lisosom. Foto: Bioscience Image Library by Fayette Reynolds / Unsplash

Sebelum memahami fungsi lisosom, sebaiknya ketahui definisi secara menyeluruh. Menurut buku Biologi untuk SMA/MA karya R.Gunawan Susilowarno, dkk, halaman 16, lisosom merupakan organel berbentuk bulat yang dikelilingi oleh membran tunggal.

Organel adalah struktur tertentu yang terdapat dalam sel. Umumnya, lisosom memiliki diameter sekitar 1,5 mikron dan biasanya terletak dekat dengan aparatus Golgi. Lisosom terbentuk oleh aparatus Golgi yang mengandung banyak protein

Lisosom memproduksi enzim-enzim lipase, fosfatase, dan proteolitik. Enzim itu umumnya berfungsi dalam proses pencernaan makanan yang kemudian akan masuk ke dalam sel melalui fagositosis.

Fungsi Lisosom dan Macam-macamnya

Ilustrasi Fungsi Lisosom. Foto: Cheng Qi Huang / Unsplash

Selain berfungsi dalam pencernaan, lisosom juga berperan dalam memproduksi zat imun, sehingga sering dijumpai pada sel-sel darah putih. Selain itu, lisosom juga memiliki sifat autolisis, autofagi, dan merusak makanan melalui eksositosis.

Perlu dicatat bahwa lisosom terbagi menjadi dua jenis, yaitu lisosom primer yang berfungsi untuk memproduksi enzim-enzim yang belum aktif. Atau dengan kata lain, fungsi utamanya juga dikenal sebagai vakuola nutrisi.

Sementara yang kedua adalah lisosom sekunder yang berfungsi langsung dalam proses pencernaan. Dengan kata lain, peran utamanya adalah sebagai autofagosom.

Kadang-kadang lisosom dapat mengandung komponen sel seperti mitokondria atau retikulum endoplasma, yang sering disebut sebagai autophagosome.

Sebagai contoh saat kelaparan, dalam sel-sel hati terdapat banyak autofagosom yang mengandung mitokondria. Sel-sel itu akan mengurangi komponen-komponen yang ada tanpa perlu mengalami kerusakan.

Itulah tadi pembahasan singkat tentang definisi, jenis, dan fungsi lisosom dalam mata pelajaran Biologi. Dengan mengetahui hal itu, akan lebih gampang dan terhubung jika ingin belajar lebih jauh mengenai bagian-bagian sel mahluk hidup yang lainnya. (NOV)

Baca juga: Fungsi Retikulum Endoplasma pada Sel Tumbuhan yang Penting untuk Kehidupan