Konten dari Pengguna

Ground Point: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya Menurut Ilmu Elektronika

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ground point adalah - Sumber: pixabay.com/nickype
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ground point adalah - Sumber: pixabay.com/nickype

Pengertian sederhana dari ground point adalah titik nol yang diletakkan di tanah untuk pemasangan listrik. Titik tersebut biasanya ditempatkan secara strategis di beberapa area dengan teknis dan persyaratan tertentu.

Dalam ilmu Elektronika, ground point berguna sebagai salah satu faktor perhitungan potensial listrik. Ground point bisa juga digunakan untuk mengukur adanya tegangan listrik yang terkandung di titik tersebut.

Ground Point adalah Titik Nol pada Listrik

Ilustrasi ground point adalah - Sumber: pixabay.com/music4life

Berdasarkan buku Power Systems Grounding, Md. Abdus Salam, Quazi M. Rahman, (2016), pengertian titik grounding atau ground point adalah lokasi dalam sebuah sistem listrik atau elektronik. Lokasi tersebut adalah untuk posisi kabel atau konduktor disambungkan secara fisik ke tanah atau bumi.

Tujuan dari grounding adalah untuk menciptakan jalur yang aman untuk mengalirkan arus listrik yang tidak diinginkan. Sebagai contoh adalah untuk mengalirkan larus bocor atau interferensi elektromagnetik ke tanah sehingga tidak membahayakan peralatan atau manusia di sekitarnya.

Beberapa fungsi penting dari ground point antara lain adalah:

  1. Untuk membantu melindungi peralatan dan pengguna dari potensi bahaya listrik. Seperti korsleting arus, lonjakan tegangan, atau arus bocor.

  2. Untuk mengacu pada tegangan nol dalam sistem listrik.

Cara Kerja Ground Point

Ilustrasi ground point adalah - Sumber: pixabay.com/alexanderstein

Cara kerja ground point didasarkan pada prinsip bahwa tanah adalah konduktor yang baik untuk mengalirkan arus listrik. Ketika ada potensi bahaya listrik, seperti korsleting arus atau lonjakan tegangan, ground point mengarahkan arus ini ke tanah.

Tujuannya adalah untuk menghindari potensi kerusakan pada peralatan atau bahkan bahaya kejutan listrik bagi manusia. Ground point juga berperan dalam menjaga stabilitas tegangan dan mencegah perbedaan tegangan yang dapat merusak peralatan.

Ada komponen yang paling penting dalam ground point, yaitu kabel grounding. Kabel inilah yang bekerja untuk meminimalisasi terjadinya kebocoran arus listrik, baik besar maupun kecil. Arus listrik akan selalu mencari aliran yang mudah dilewati dan Bumi merupakan pilihan terbaik untuk membuang berbagai kelebihan muatan.

Grounding membantu mengurangi interferensi elektromagnetik dengan mengarahkan interferensi tersebut ke tanah. Sehingga perangkat elektronik menjadi lebih stabil dalam kinerjanya.

Baca Juga: Fungsi Grounding Listrik dan Cara Memasangnya

Kesimpulannya, ground point adalah titik nol yang menjadi lokasi sambungan kabel ke tanah atau bumi. Penerapan ground point atau grounding harus dilakukan secara benar untuk memastikan fungsi keselamatan yang diinginkan tercapai dengan baik. (DNR)