Identitas Nasional: Pengertian, Unsur, dan Perannya bagi Bangsa

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, identitas nasional adalah kepribadian atau ciri khas suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain. Identitas ini dapat terbentuk melalui sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat.
Identitas nasional juga dapat dimaknai sebagai jati diri suatu bangsa yang mencerminkan karakter dan keunikan negara tersebut. Oleh karena itu, penting untuk menjaga dan mengembangkan identitas nasional agar tetap kuat dan relevan di masa depan.
Pengertian Identitas Nasional Menurut Para Ahli
Berikut beberapa pengertian identitas nasional menurut para ahli yang dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan karya Fuad Noorzeha, S.Fil.I., M.Phil., dkk.
Koentjaraningrat: Identitas nasional adalah kesadaran kolektif suatu bangsa yang didasarkan pada sejarah, budaya, dan tradisi bersama.
Benedict Anderson: Identitas nasional terbentuk dari kesadaran masyarakat akan kebersamaan dan kesatuan sebagai suatu bangsa.
Soerjono Soekanto: Identitas nasional mencerminkan kepribadian suatu bangsa yang terdiri dari unsur budaya, sosial, politik, dan ekonomi.
Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa identitas nasional mencakup berbagai elemen yang membentuk kesatuan suatu bangsa dan memberikan karakter khas yang tidak dimiliki oleh negara lain.
Baca Juga: Faktor Penghambat Integrasi Nasional dan Pendorongnya
Unsur-unsur Identitas Nasional Bangsa Indonesia
Identitas nasional terdiri dari berbagai unsur yang membentuk karakter bangsa. Berikut unsur utama dalam identitas nasional bangsa Indonesia.
1. Simbol Negara
Indonesia memiliki simbol negara yang cukup beragam, di antaranya:
Bendera merah putih sebagai lambang kebangsaan.
Garuda Pancasila sebagai lambang negara.
Lagu kebangsaan "Indonesia Raya".
Semboyan "Bhineka Tunggal Ika".
2. Dasar Hukum
Dasar hukum yang digunakan di Indonesia utamanya adalah Pancasila. Lima sila dalam Pancasila mencerminkan nilai-nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia, seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.
Selain Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 juga menjadi dasar konstitusi negara Indonesia. Beberapa dasar hukum lain yang juga dipakai di Indonesia, yaitu:
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Peraturan Presiden Republik Indonesia
Keputusan Menteri
Keputusan Gubernur
Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
Peraturan Senat Akademik
3. Bahasa Nasional
Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu yang digunakan dalam komunikasi resmi, pendidikan, dan pemerintahan di Indonesia. Bahasa ini menjadi identitas yang memperkuat rasa kebangsaan.
4. Budaya dan Adat Istiadat
Indonesia memiliki keberagaman budaya dari Sabang sampai Merauke. Setiap daerah memiliki seni, tarian, musik, dan adat istiadat yang unik, seperti batik, tari Piring, dan rumah adat.
5. Sejarah Perjuangan Bangsa
Perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan penjajah dan melakukan beragam upaya lain untuk meraih kemerdekaan juga menjadi faktor pembentuk identitas nasional yang kuat.
Tokoh-tokoh nasional seperti Soekarno, Hatta, dan Sutan Sjahrir sangat berperan besar dalam membangun kesadaran kebangsaan.
Peran Identitas Nasional bagi Suatu Bangsa
Identitas nasional memiliki peran yang sangat penting dalam membangun dan mempertahankan kesatuan bangsa. Berikut alasan mengapa identitas nasional sangat diperlukan:
Identitas nasional menjadi pemersatu masyarakat yang memiliki latar belakang budaya dan suku yang berbeda-beda.
Dengan memiliki identitas yang kuat, masyarakat akan lebih sulit terpecah belah akibat perbedaan agama, suku, atau ideologi.
Pancasila dan UUD 1945 memberikan pedoman bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan bernegara.
Identitas nasional memungkinkan masyarakat untuk tetap menghargai perbedaan sambil tetap merasa sebagai bagian dari satu bangsa.
Identitas nasional menciptakan rasa bangga terhadap negara sendiri, sehingga masyarakat lebih peduli dalam menjaga dan mengembangkan negaranya.
(NDA)
