Konten dari Pengguna

Impulsif: Pengertian, Tanda-tanda dan Cara Mengatasinya menurut Psikologi

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti impulsif, sumber foto: (Dogukan Sahin) by Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti impulsif, sumber foto: (Dogukan Sahin) by Unsplash.com

Apa arti impulsif? Barang kali, kamu pernah mendengar istilah ini, namun belum paam dengan arti dan maknanya. Perlu diketahui bahwa pengertian impulsif merupakan salah satu bentuk gangguan dalam diri manusia. Impulsif dapat diidentifikasi berdasarkan ciri-ciri atau tanda-tandanya. Misalnya, orang yang bertindak impulsif akan mudah gegabah, labil, sulit mengontrol diri, agresif, dan lain sebagainya. Lalu, apakah kamu termasuk orang yang bertindak impulsif? Untuk bisa mengetahuinya, Mari simak penjelasan lebih lanjut di artikel ini.

Pengertian Impulsif

Ilustrasi arti impulsif, sumber foto: (Christian Erfurt) by Unsplash.com

Impulsif merupakan suatu sikap saat seseorang melakukan tindakan tanpa berpikir panjang. Mereka yang impulsif cenderung tidak memikirkan konsekuensi Dari perbuatan yang mereka lakukan. Umumnya, kondisi ini dialami oleh anak-anak karena mereka belum mengetahui cara mengeluarkan atau meredam emosi dengan tepat.

Impulsif juga dapat terjadi pada orang dewasa dan baru dapat disebut sebagai gangguan psikologis jika sering terjadi dan sulit dikendalikan.

Tanda Perilaku Impulsif

Berikut adalah tanda-tanda seseorang memiliki perilaku impulsif menurut psikologi:

  • Terlalu memanjakan diri tanpa memikirkan jangka panjang ya, seperti berbelanja, makan di restoran mahal, Dan lain-lain.

  • Merusak atau menghancurkan barang pribadi atau milik orang lain saat marah

  • Berbicara tanpa memikirkan baik atau buruknya ucapan tersebut

  • Melukai diri sendiri saat merasa emosional

  • Berteriak ketika merasa stres

  • Kesulitan dalam menentukanfokus

Cara Mendiagnosis dan Mengatasi Perilaku Impulsif

Perilaku impulsif sering muncul dan memicu masalah, sehingga membutuhkan diagnosis dari seorang psikolog atau psikiater. apabila hasil pemeriksaan menunjukkan perilaku impulsif sudah mendekati gangguan mental, maka psikiater atau psikolog akan melakukan penanganan, di antaranya sebagai berikut:

1. Pemberian Obat-obatan

Mengutip buku Keperwatan Kesehatan Anak Berbasis Teori dan Riset oleh Firmansyah, dkk (2021), tindakan impulsif dapat menjadi gejala timbulnya gangguan psikologis, seperti bipolar atau attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Untuk menanganinya, biasanya dokter akan memberikan resep obat seperti dextroamphetamine, amphetamine, atau methylphenidate.

2. Psikoterapi

Perilaku impulsif juga bisa ditangani dengan metode psikoterapi berupa dialectical behavior therapy (DBT). Selain itu, psikiater juga dapat melakukan terapi perilaku kognitif pada orang yang mengalami gangguan impulsive.

Perilaku impulsif hendaknya dapat ditangani dengan tepat sesuai dengan prosedur medis. Jangan melakukan diagnosis sendiri, namun lakukanlah pemeriksaan kepada ahlinya, seperti psikolog atau psikiater untuk perubahan yang lebih baik.

(DLA)