Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Janji dalam Islam yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis-Jenis Janji dalam Islam. Foto: dok. Unsplash/Madrosah Sunnah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis-Jenis Janji dalam Islam. Foto: dok. Unsplash/Madrosah Sunnah

Jenis-jenis janji dalam Islam merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan bagi umat muslim. Setiap janji yang dilakukan umat muslim perlu, bahkan wajib hukumnya untuk ditunaikan.

Salah satu jenis janji yang harus ditunaikan bagi umat Islam adalah janji kepada orang lain. Selain janji dengan sesama umat manusia, terdapat beberapa jenis janji dalam Islam lainnya yang perlu diketahui dan dipahami bagi umat Islam.

Mengenal Jenis-Jenis Janji dalam Islam yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Ilustrasi Jenis-Jenis Janji dalam Islam. Foto: dok. Unsplash/Rachid Oucharia

Janji merupakan pernyataan kesediaan dan kesanggupan untuk melakukan sesuatu hal. Dalam Islam, menunaikan atau menepati janji adalah salah satu hal yang wajib dilakukan.

Dikutip dari buku berjudul Cahaya Motivasi yang Menyentuh Hati, Andi Alfian Salassa (2023: 146), dalam Islam janji adalah sesuatu yang wajib ditepati, sebagaimana perintah Allah Swt. yang berbunyi sebagai berikut:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ…

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji..” (QS. Al Maidah: 1)

Dalam Islam dikenal beberapa jenis janji yang wajib ditepati. Berikut ini adalah jenis-jenis dalam Islam yang penting untuk diketahui oleh setiap umat muslim.

1. Janji kepada Allah

Janji antara manusia dengan Allah di alam ruh perlu ditunaikan setiap umat manusia. Janji tersebut adalah untuk iman kepada Allah dan selalu taat dengan perintah Allah. Hal ini selaras dengan yang dijelaskan dalam ayat berikut.

وَ اِذۡ اَخَذَ رَبُّكَ مِنۡۢ بَنِىۡۤ اٰدَمَ مِنۡ ظُهُوۡرِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَ اَشۡهَدَهُمۡ عَلٰٓى اَنۡفُسِهِمۡ‌ ۚ اَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡ‌ ؕ قَالُوۡا بَلٰى‌ ۛۚ شَهِدۡنَا ‌ۛۚ اَنۡ تَقُوۡلُوۡا يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنۡ هٰذَا غٰفِلِيۡنَ

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini.” (Q.S. Al A'raf: 172)

2. Janji kepada Sesama Manusia

Setiap manusia tentu pernah membuat janji dengan sesama manusia lainnya baik itu kerabat, keluarga, atau bahkan teman. Setiap janji yang sudah disepakati tersebut wajib ditepati.

Jika tidak ditepati maka seseorang akan mendapatkan dosa dan membuat orang lain sulit untuk percaya lagi. Semua janji yang dibuat wajib ditunaikan, kecuali janji yang bertentangan dengan syariat Islam.

3. Janji Terhadap Diri Sendiri

Dalam Islam, janji seseorang manusia dengan dirinya sendiri dapat disebut sebagai nadzar. Jika sudah termasuk ke dalam kategori nazar, maka wajib ditepati. Hal ini selaras dengan perintah Allah dalam surat yang berbunyi:

وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ

“ …Dan hendaklah menyempurnakan (memenuhi) nazar mereka… “ (QS.Al Hajj 29).

Baca juga: Bahaya Jika Seseorang Mengingkari Janji Menurut Ajaran Islam

Pembahasan jenis-jenis janji dalam Islam dapat dijadikan ilmu tambahan yang bermanfaat. Dengan penjelasan ini, kesadaran umat muslim untuk menepati janji akan terus meningkat. (DAP)