Konten dari Pengguna

Khusyuk: Pengertian dan Cara Mencapainya saat Beribadah

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi khusyuk dalam ibadah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi khusyuk dalam ibadah. Foto: Pexels

Khusyuk adalah salah satu aspek penting dalam keseharian seseorang. Istilah ini sering kali dikaitkan dengan ibadah salat dalam Islam. Seseorang diharapkan dapat beribadah dengan penuh konsentrasi dan ketenangan.

Namun, makna khusyuk sebenarnya lebih luas dan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti bekerja, belajar, maupun dalam menjalankan tugas sehari-hari. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan khusyuk, simak penjelasannya di bawah ini beserta cara mencapainya saat ibadah.

Pengertian Khusyuk

Ilustrasi khusyuk dalam ibadah. Foto: Pexels

Secara bahasa, kata khusyuk berasal dari bahasa Arab yakni khasya'a a-yakhsya 'u-khusyuu'an yang dapat berarti khudhu', tawadhu', tunduk, patuh, hening, tenang, dan merendahkan diri.

Kata khusyuk disebutkan dalam Al-Qur'an dengan berbagai bentukan kata dan maknanya. Sementara itu menurut istilah, khusyuk diartikan sebagai kekuatan jiwa yang membuat seseorang tidak merasa berat untuk melaksanakan salat.

Mengutip buku Sholat Khusyuk untuk Wanita karya M. Khalilrurrahman Al Mahfani dan Ummi Nurul Izzah, ragam definisi khusyuk disampaikan para ulama.

Menurut Al-Qurtubi, khusyuk adalah kondisi yang mencerminkan ketenangan dan kerendahan diri. Sedangkan Imam Qatadah menjelaskan bahwa khusyuk ada di dalam jiwa, berupa rasa takut dan menundukkan pandangan dalam salat.

Selain itu, Al-Hilali mengatakan khusyuk merupakan kondisi hati penuh dengan ketakutan, mawas diri, dan tunduk pasrah di hadapan keagungan Allah SWT. Hal itu tercermin dalam gerak anggota tubuh yang penuh khidmat dan konsenterasi dalam salat. Dengan begitu, ia tidak memedulilkan hal lain di luar salatnya.

Khusyuk juga dapat dimaknai sebagai hadir di hadapan Allah dengan segenap hati ketika salat, dengan rasa tunduk dan hina dengan mendalami semua bacaan ayat Al-Qur'an. bacaan doa, dan zikir. Sikap ini ditandai dengan tenangnya anggota badan, perkataan, perbuatan sejak awal hingga akhir salat.

Baca Juga: 7 Hikmah Beriman kepada Malaikat bagi Umat Islam

Cara Mencapai Khusyuk saat Beribadah

Ilustrasi khusyuk dalam ibadah. Foto: Pexels

Mencapai khusyuk bukanlah hal yang mudah, tetapi bisa dilatih dengan beberapa cara. Contohnya ketika ingin khusyuk dalam menjalankan salat, berikut beberapa tip yang bisa diterapkan.

1. Mempersiapkan Diri dengan Baik

Sebelum melakukan ibadah atau kegiatan penting lainnya, pastikan tubuh dalam kondisi bersih dan nyaman. Dalam konteks salat, lakukan wudu dengan sempurna dan kenakan pakaian yang bersih untuk membantu meningkatkan rasa khusyuk.

2. Menjauhkan Segala Hal yang Menganggu

Pastikan lingkungan sekitar mendukung suasana yang kondusif. Jika sedang salat, pilih tempat yang tenang dan jauh dari gangguan suara atau hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian.

Selain itu, dilarang salat sambil menahan buang air besar, menahan kencing, atau menahan lapar dan haus. Hal itu supaya pikiran orang yang sedang salat tetap tenang dan berkonsentrasi dengan penuh.

3. Merenungkan Segenap Ayat dan Bacaan Salat

Ketika beribadah, pahami dan renungkan setiap bacaan yang diucapkan. Jika sudah memahami makna ayat dan bacaan salat, seorang muslim akan mampu merasakan keberadaan Allah dalam salatnya.

(SA)