Konten dari Pengguna

Kolase: Pengertian dan Cara Membuat Karya Seni Kolase

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi karya seni kolase. https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karya seni kolase. https://www.freepik.com/

Pada Kurikulum 2013 revisi 2017 kelas 4 tema 3 muatan Seni Budaya dan Prakarya atau yang disingkat (SPdB) mengajarkan karya seni kolase. Apa itu kolase?

Pengertian dan Cara Membuat Karya Seni Kolase

Pengertian kolase berasal dari bahasa Prancis “coller” yang berarti merekat. Dikutip dari buku yang berjudul Buku Ajar Metode Perkembangan Fisik Anak Usia Dini karangan Evi Desmariani, M.Pd, ‎Dr. Jendriadi, M.Pd (2020: 92) kolase adalah suatu teknik karya seni rupa dengan menempel berbagai macam unsur ke dalam satu frame.

Jenis-Jenis Kolase

Jenis-jenis karya seni kolase digolongkan menjadi beberapa aspek, yaitu aspek fungsi, material matra dan corak.

1. Fungsi

Karya seni kolase berdasarkan fungsi dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu seni murni (fine art) dan seni terapan (applied art). Seni murni adalah karya seni yang lebih mengutamakan kebutuhan artistik. Sedangkan seni terapan adalah seni yang lebih mengutamakan nilai guna dibandingkan nilai estetik.

2. Material

Material yang digunakan dalam membuat karya seni kolase cenderung bebas yang penting adalah cocok untuk ditempeli. Sementara bahan baku yang digunakan menjadi dua kelompok, yaitu bahan alami dan bahan sintetis.

Bahan alami meliputi:

  1. Daun

  2. Ranting

  3. Bunga kering

  4. Kerang

  5. Kulit

  6. Batu-batuan

  7. Biji-bijian

Bahan sintetis di antaranya:

  1. Serat sintetis

  2. Kertas bekas

  3. Plastik

  4. Tutup botol

  5. Bungkus permen

  6. Kain perca

3. Matra

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia matra adalah ukuran tinggi, panjang atau leber sehingga menghasilkan dimensi. Kolase dibagi menjadi dua berdasarkan matra, yaitu dua dimensi (dwi matra) dan tiga dimensi (trimatra).

4. Corak

Karya seni kolase berdasarkan corak dibagi menjadi dua, representatif dan non-representatif. Representatif adalah wujud nyata yang dapat dikenali. Sedangkan karya seni kolase non-representatif adalah karya yang dibuat tanpa menggambarkan unsur nyata dan hanya menampilkan unsur visual yang indah atau dengan kata lain karya seni abstrak.

Cara Membuat Karya Seni Kolase

Untuk membuat karya seni kolase yang benar memerlukan bahan-bahan, di antaranya:

Ilustrasi daun kering yang dapat digunakan untuk membuat karya seni kolase. https://www.freepik.com/
  • Serutan Kayu

  • Kaca

  • Batu

  • Logam

  • Keramik

  • Tempurung (batok kelapa)

  • Biji-Bijian

  • Daun-daunan

  • Kulit-kulitan

  • Kertas Bekas

Cara membuat Kolase

  1. Siapkan bahan dari barang bekas, seperti koran dan kertas. Media dan perangkat yang dibutuhkan: kalender bekas, pewarna, gunting pensil, dan lem.

  2. Buat konsep apa yang akan dibuat, contoh bunga, hewan atau tumbuhan.

  3. Rencanakan penempelan bahan bekas pada gambar yang sudah dibuat. Bahan bekas diberi pewarna terlebih dahulu.

  4. Gunting atau sobek bahan bekas menjadi ukuran kecil.

  5. Oleskan lem sedikit demi sedikit pada gambar yang akan ditempeli kertas.

  6. Tempelkan guntingan atau sobekan bahan bekas tadi pada kertas.

  7. Lakukan dengan rapi. Usahan tempelan kertas tertata dengan rajin sehingga hasil kolase juga rajin.

Membuat karya seni kolase dapat diajarkan orang tua kepada anak-anaknya dalam melatih kreatifitas dan juga memanfaatkan bahan-bahan yang tidak digunakan.

(MZM)