Kunci Jawaban Sosiologi Kelas 11 Halaman 114 sebagai Panduan Belajar

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci jawaban Sosiologi kelas 11 halaman 114 ini bisa digunakan sebagai panduan belajar di rumah. Pada halaman 114, siswa diminta untuk menjawab soal Aktivitas di Bab 3.
Materi yang dibahas berkaitan dengan Konflik Sosial. Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa mencoba menjawabnya sendiri dahulu, sehingga tahu seberapa jauh pemahaman yang dimiliki.
Kunci Jawaban Sosiologi Kelas 11 Halaman 114
Konflik sosial adalah suatu proses interaksi yang melibatkan pertentangan atau perbedaan kepentingan, nilai, atau pandangan antarindividu maupun kelompok dalam masyarakat.
Dikutip dari buku Sosiologi Kelas XI SMA/MA karya Joan Hesti Gita (2023: 114), di bab 3 ini khususnya halaman 114, siswa mempelajari mengenai konflik sosial, termasuk mempelajari perbedaan manajemen konflik dengan pendekatan kepentingan dan hak.
Setelah mengetahui perbedaan manajemen konflik dengan pendekatan kepentingan dan hak. Selanjutnya, siswa diminta melakukan penyelidikan melalui observasi atau studi literatur untuk mengidentifikasi contoh kedua pendekatan tersebut.
Berikut ini adalah kunci jawaban Sosiologi kelas 11 halaman 11 ini bisa digunakan sebagai panduan belajar.
Aktivitas
Kalian sudah mengetahui perbedaan manajemen konflik dengan pendekatan kepentingan dan hak. Selanjutnya, lakukan penyelidikan melalui observasi atau studi literatur untuk mengidentifikasi contoh kedua pendekatan tersebut. Sajikan temuan kalian melalui langkahlangkah berikut.
Temukan contoh manajemen konflik sosial dengan pendekatan kepentingan dan hak.
Identifikasilah bentuk penanganan konflik yang kalian temukan.
Cantumkan sumber kasus dan informasi tambahan yang kalian gunakan.
Jawaban:
1. Manajemen Konflik dengan Pendekatan Kepentingan
Pendekatan ini berfokus pada negosiasi untuk mencari jalan tengah yang menguntungkan semua pihak. Contoh nyata adalah konflik antara warga dan perusahaan terkait penggunaan lahan untuk pembangunan pabrik.
Warga merasa keberatan karena lahan yang digunakan adalah sumber mata pencaharian mereka, sementara perusahaan memiliki kepentingan untuk memperluas usahanya.
Penyelesaian konflik ini biasanya melibatkan mediasi, di mana perusahaan bisa memberikan kompensasi berupa ganti rugi atau memfasilitasi relokasi warga ke tempat yang lebih layak.
Tujuannya adalah menghindari ketegangan berkepanjangan dan menemukan solusi yang adil bagi kedua belah pihak.
Contoh kasus: Konflik agraria di berbagai daerah Indonesia.
Bentuk penanganan: Mediasi atau negosiasi untuk mencapai kesepakatan bersama.
2. Manajemen Konflik dengan Pendekatan Hak
Pendekatan ini mengutamakan penyelesaian berdasarkan ketentuan hukum dan hak asasi. Contohnya adalah sengketa tanah antara masyarakat adat dan pemerintah.
Warga mengklaim tanah berdasarkan warisan leluhur, sedangkan pemerintah menganggap tanah tersebut sebagai bagian dari wilayah negara.
Penyelesaian konflik ini sering dibawa ke jalur pengadilan untuk memutuskan hak kepemilikan berdasarkan bukti hukum yang ada. Walaupun prosesnya lebih panjang, pendekatan ini memastikan hak-hak pihak yang bersengketa benar-benar diakui secara legal.
Contoh kasus: Sengketa tanah adat di Kalimantan atau Papua.
Bentuk penanganan: Penyelesaian melalui jalur hukum atau keputusan pengadilan.
Baca Juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 190 Kurikulum Merdeka tentang Nabi dan Rasul
Itulah kunci jawaban Sosiologi kelas 11 halaman 114 yang bisa digunakan sebagai panduan. Semoga bermanfaat! (Umi)
