Macam-Macam Peralatan Laboratorium dan Kegunaannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai tempat untuk melakukan penelitian dan percobaan, laboratorium menyimpan banyak alat. Terdapat macam-macam peralatan laboratorium dengan kegunaan yang spesifik. Alat-alat ini membantu dalam melakukan berbagai macam percobaan.
Biasanya alat laboratorium terbuat dari kaca dan tembus pandang sehingga tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia. Selain itu bahan dan ketebalan yang digunakan sudah teruji, sehingga tidak akan meleleh dan aman digunakan.
Macam-Macam Peralatan Laboratorium
Dikutip dari buku Alat-alat Laboratorium Tingkat Universitas Kategori I karya Dr. Zikri Noer, S.Si, M.Si. (2021), berikut adalah macam-macam peralatan laboratorium dan kegunaannya.
Lemari Asam: untuk menyimpan bahan-bahan kimia yang bersifat asam tinggi. Fungsi lainnya sebagai perantara untuk memindahkan bahan kimia asam konsentrasi tinggi, tempat reaksi kimia yang menggunakan bahan-bahan yang mudah menguap berbahaya.
Termometer: untuk mengukur suhu.
Mikroskop: untuk mengamati objek mikroskopis.
Gelas ukur: untuk mengukur volume larutan.
Erlenmeyer: untuk menampung bahan kimia.
Gelas arloji: tempat bahan kimia padat.
Cawan uap: untuk menguapkan suatu larutan di atas api.
Tabung reaksi: untuk menampung bahan kimia atau larutan dalam jumlah sedikit.
Desikator: tempat penyimpanan bahan yang digunakan untuk menguji kadar air. Selain itu, bisa juga untuk mengeringkan dan mendinginkan sampel yang mengandung air.
Neraca: untuk menimbang bahan kimia.
Gelas beker: untuk menampung bahan kimia atau larutan.
Pinset: untuk mengambil suatu objek.
Pipet tetes: untuk mengambil suatu larutan dalam ukuran tetes.
Pipet ukur: untuk mengukur volume larutan.
Corong: untuk memasukkan zat cair ke tempat lain agar tidak tumpah.
Furnace: untuk membuat suatu zat menjadi abu atau arang. Selain itu juga berfungsi menentukan kadar C- Organik pada pupuk organik dengan cara pengabuan.
Oven: untuk mengeringkan peralatan seperti gelas atau mengeringkan sampel.
Stopwatch: untuk menghitung waktu saat melakukan uji sampel.
Hotplate Stirrer: untuk memanaskan dan menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan.
Bola Karet: untuk mengisap larutan untuk kemudian diteteskan kembali.
Labu ukur: untuk menampung dan mencampur bahan kimia dan cairan juga untuk menampung gas jika dilakukan pemanasan.
Mortar dan Alu: untuk menghaluskan benda padat agar menjadi bubuk.
Bunsen: untuk membakar zat dan memanaskan larutan.
Statif dan Klem: untuk menyangga buret.
Rak Tabung Reaksi: wadah untuk menempatkan tabung reaksi. Wadah ini bisa berisi sekitar.
Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Buret sebagai Alat Laboratorium
Itulah macam-macam alat laboratorium yang sering digunakan untuk melakukan percobaan dan kegunaannya. Alat-alat ini tentu aman untuk melakukan percobaan. (Umi)
