Macam-macam Perambatan Panas dan Contohnya
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Energi dikenal dalam berbagai bentuk, beberapa diantaranya yang sering dijumpai adalah energi panas. Energi panas dapat diciptakan dan dipindahkan. Adapun macam-macam perambatan panas terbagi menjadi tiga cara, yaitu konduksi, radiasi, dan konveksi.
Panas yang berpindah disebut kalor. Contohnya api kompor yang dapat mematangkan makanan karena terdapat kalor yang berpindah dari api ke makanan.
Macam-Macam Perambatan Panas
Berikut ini adalah macam-macam perambatan panas dan contohnya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
1. Konduksi
Konduksi adalah proses perambatan panas jika panas mengalir dari tempat yang suhunya tinggi ke tempat yang suhunya lebih rendah, dengan menggunakan media penghantar panas tetap. Sebagai contoh, sendok terasa panas saat digunakan untuk mengaduk teh panas.
Perambatan panas yang terjadi pada sendok ini disebut dengan konduksi. Konduksi merupakan perambatan panas tanpa disertai perpindahan zat perantaranya.
Pada zat padat yang bukan penghantar listrik dan kebanyakan zat cair, disebut konduksi termal yang merupakan akibat dari perpindahan momentum oleh masing-masing molekul disampung gradien suhu.
Pada gas, konduksi terjadi karena gerakan rambang (random motion) molekul-molekul sehingga kalor terdifusi dari bagian yang lebih panas ke bagian yang lebih dingin.
2. Konveksi
Mengutip buku Perpindahan Kalor dan Massa, Ismail Sulaiman, dkk (2012), konveksi adalah perpindahan panas yang terjadi antara permukaan padat dengan fluida (cairan/gas) yang mengalir di sekitarnya dengan menggunakan media penghantar fluida. Contohnya adalah air panas yang bergerak naik.
Konveksi merupakan suatu fenonema mikroskopik, maka konveksi hanya akan berlangsung jika ada gaya yang bekerja pada arus fluida atau partikel yang dapat membuat gerakan yang melawan gaya gesekan. Konveksi sangat erat kaitannya dengan yang disebut mekanika fluida.
Secara termodinamik, konveksi dianggap bukan sebagai aliran kalor, tetapi sebagai fluks entalpi. Pengidentifikasian konveksi sebagai aliran kalor hanya untuk memudahkan karena dalam prakteknya sulit membedakan antara konveksi dengan konduksi yang sebenarnya.
3. Radiasi
Radiasi adalah perambatan panas tanpa medium perantara yang dipakai untuk perpindahan energi panas melalui ruang, yakni oleh gelombang-gelombang elektromagnetik. Contohnya adalah panas matahari yang sampai ke bumi atau panas api yang dirasakan tubuh.
Apabila radiasi terjadi pada ruang kosong dalam waktu lama, maka tidak tertransformasikan menjadi kalor atau energi bentuk lain. Namun, jika zat sesuai lintasannya, radiasi akan mengalami transisi, refleksi, dan absorpi.
Baca Juga: Mengenal Teknik Pengawetan Bahan Makanan Hewani
Demikian uraian macam-macam perambatan panas. Penggunaan perambatan energi secara konveksi, konduksi, dan radiasi sudah sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. (ARD)

