Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Macam-macam Senam Lantai Tanpa Alat untuk Kesehatan Tubuh
28 Februari 2025 14:08 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, senam lantai juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti meningkatkan kebugaran, melatih keseimbangan tubuh, serta memperkuat otot dan persendian.
Namun, gerakan dalam senam lantai memerlukan kelenturan, keseimbangan, kekuatan, serta koordinasi tubuh yang baik. Berikut macam-macam senam lantai yang bisa dicoba di rumah.
Macam-macam Senam Lantai
Senam lantai memiliki berbagai macam gerakan yang dikelompokkan berdasarkan teknik dan tingkat kesulitannya. Dikutip dari buku Gerak Dasar Senam Lantai karya Poppy Elisano Arfanda, dkk., berikut macam-macam senam lantai tanpa alat yang umum dilakukan:
1. Roll Depan (Forward Roll)
Roll depan adalah gerakan menggulingkan tubuh ke depan dengan posisi badan membulat. Gerakan ini diawali dengan berjongkok, tangan diletakkan di lantai, lalu tubuh digulingkan ke depan dengan posisi kepala masuk di antara tangan.
ADVERTISEMENT
2. Roll Belakang (Backward Roll)
Roll belakang adalah kebalikan dari roll depan, yaitu menggulingkan tubuh ke belakang dengan posisi tubuh tetap membulat. Gerakan ini dimulai dengan posisi berjongkok, lalu tangan diletakkan di lantai sebagai tumpuan saat tubuh berguling ke belakang.
3. Handstand (Berdiri dengan Tangan)
Handstand adalah gerakan berdiri dengan bertumpu pada kedua tangan, sementara kaki diangkat lurus ke atas. Teknik ini memerlukan keseimbangan dan kekuatan tangan serta otot inti yang baik.
4. Headstand (Berdiri dengan Kepala)
Headstand mirip dengan handstand, tetapi menggunakan kepala dan tangan sebagai tumpuan di lantai. Gerakan ini lebih sulit dan membutuhkan keseimbangan yang baik.
5. Kayang (Bridge)
Kayang adalah gerakan melengkungkan tubuh ke belakang hingga tangan dan kaki menyentuh lantai. Gerakan ini memerlukan kelenturan tinggi, terutama pada bagian punggung dan bahu.
6. Meroda (Cartwheel)
Meroda adalah gerakan memutar tubuh ke samping dengan tumpuan tangan di lantai, lalu kedua kaki mengikuti hingga kembali ke posisi berdiri.
ADVERTISEMENT
7. Lompat Harimau (Tiger Jump)
Lompat harimau adalah gerakan melompat ke depan seperti gerakan harimau yang menerkam, kemudian diakhiri dengan roll depan.
8. Sikap Lilin (Shoulder Stand)
Sikap lilin adalah gerakan mengangkat kaki ke atas dengan posisi tubuh bertumpu pada bahu dan tangan yang menyangga pinggang.
9. Split (Peregangan Kaki)
Split adalah gerakan meregangkan kedua kaki ke depan dan belakang hingga membentuk garis lurus. Gerakan ini memerlukan kelenturan yang baik.
10. Guling Lenting (Kip Up)
Guling lenting adalah gerakan menggulingkan tubuh ke belakang lalu melentingkan tubuh ke atas dengan dorongan tangan dan kaki.
Manfaat Senam Lantai bagi Kesehatan
Senam lantai sering dijadikan sebagai salah satu materi pelajaran pendidikan jasmani. Itu karena selain meningkatkan kebugaran fisik, senam lantai memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti:
ADVERTISEMENT
(NDA)