Macam-Macam Tenaga Kesehatan di Indonesia

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Macam-macam tenaga kesehatan di Indonesia ada banyak jumlahnya. Setiap tenaga kesehatan memiliki peran dan fungsinya masing-masing yang harus dijalankan sesuai kode etik yang dipegangnya.
Tenaga Kesehatan merupakan golongan orang yang mengabdikan diri pada bidang kesehatan dan mempunyai pengetahuan serta keterampilan di bidang kesehatan. Adapun pengetahuan dan keterampilan tersebut diperoleh dari pendidikan formal.
Pengertian Tenaga Kesehatan
Sebelum mengetahui macam-macam tenaga kesehatan di Indonesia, penting sekali mengetahui pengertian dari istilah tersebut lebih dalam. Tenaga kesehatan adalah sekumpulan orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan yang dibekali dengan wawasan dan keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan.
Tenaga kesehatan disebut juga sebagai orang-orang yang memberikan layanan kesehatan secara profesional setelah menempuh pendidikan maupun pelatihan formal dalam disiplin ilmu tertentu.
Umumnya, tenaga kesehatan diklasifikasikan menjadi berbagai profesi, seperti dokter, dokter gigi, tenaga apoteker, perawat, fisioterapis, dan masih banyak lagi. Setiap bidang keahlian tersebut masih digolongkan ke dalam subspesialisasi lagi berdasarkan pendidikan dan keterampilannya.
Macam-Macam Tenaga Kesehatan
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tenaga kesehatan digolongkan ke dalam beberapa jenis. Mengutip buku Kajian Strategis Kebijakan terkait Peran dan Kewenangan Tenaga Kesehatan Melakukan Krioterapi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer Menuju Eradikasi Kanker Leher Rahim di Indonesia, Tofan Utami, dkk (2019), jenis-jenisnya, yakni sebagai berikut.
Tenaga medis (dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi spesialis)
Tenaga keperawatan (perawat dan perawat spesialis)
Tenaga psikologi klinis (psikologi klinis)
Tenaga kebidanan (bidan)
Tenaga kesehatan masyarakat (tenaga administasi dan kebijakan kesehatan, epiddemiolog kesehatan, pembimbing kesehatan kerja, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga)
Tenaga kesehatan lingkungan (sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, dan mikrobiolog kesehatan)
Tenaga gizi (nutrisionis dan dietisien)
Tenaga kefarmasian (apoteker dan tenaga teknik kefarmasian)
Tenaga keterapian fisik (fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupuntur)
Tenaga teknik biomdeika (ahli teknologi laboratorium medik, rediografer, radioterapis elektromedis, fisikawan medik, dan ortotik prostetik)
Tenaga keteknisian medis (tenik kardiovaskuler, perekam medis dan informasi kesehatan, teknisi pelayanan darah, penata anastesi, refraksionis optisien/optometris, teknisi gigi, terapis gigi dan mulut, dan audiologis)
Tenaga kesehatan tradisional (tenaga kesehatan tradisional keterampilan dan tenaga kesehatan tradisional ramuan)
Baca juga: 11 Manfaat Jadi Peserta BPJS Kesehatan
Macam-macam tenaga kesehatan mengemban peran dan tugas masing-masing sesuai studi ilmu yang digelutinya. Namun, secara umum dokter dan tenaga kesehatan lainnya berkontribusi untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. (DLA)
