Konten dari Pengguna

Mekanisme Kegiatan Penanganan Hasil Pertanian yang Tepat

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mekanisme kegiatan penanganan hasil pertanian. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Mekanisme kegiatan penanganan hasil pertanian. Sumber: pexels.com

Dalam teknologi hasil pertanian, terdapat sejumlah mekanisme kegiatan penanganan hasil pertanian yang dapat dilakukan. Tujuannya adalah agar kualitas hasil pertanian tersebut tetap baik hingga sampai ke tangan konsumen.

Cara ini juga dapat membuat umur hasil pertanian tersebut menjadi lebih panjang. Dengan begitu, maka hasil pertanian tidak akan mudah busuk ataupun rusak sebelum sampai ke konsumen,

Mekanisme Kegiatan Penanganan Hasil Pertanian

Mekanisme kegiatan penanganan hasil pertanian. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Teknologi Pascapanen Hasil Pertanian, Rita Hayati dan Ismail Sulaiman (2022:115), berikut ini adalah mekanisme kegiatan penanganan hasil pertanian yang penting untuk diketahui adalah sebagai berikut.

1. Pengeringan

Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air dari komoditas. Pada biji-bijian, pengeringan dilakukan sampai kadar air tertentu agar bisa disimpan lama. Sedangkan pada bawang merah, pengeringan hanya dilakukan sampai kulit mengering.

2. Precooling

Precooling dilakukan khusus untuk buah-buahan dan sayuran. Buah yang sudah dipanen harus segera disimpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari agar panas yang terbawa dari kebun bisa segera didinginkan dan mengurangi penguapan. Dengan begitu, buah bisa bertahan lebih lama.

3. Pemulihan

Kegiatan pemulihan ini diperuntukkan khusus untuk umbi, ubi, dan rhizoma. Pada bawang merah, jahe, dan kentang, akan dilakukan pemulihan dengan cara dijemur selama 1-2 jam hingga tanah yang menempel pada umbi kering mudah dibersihkan. Baru setelahnya disimpan di tempat yang dingin dan kering.

4. Pengikatan

Pengikatan dilakukan pada jenis sayuran daun, umbi akar, dan buah yang bertangkai, seperti rambutan, kelengkeng, dan lain sebagainya. Pengikatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan penanganan dan mengurangi kerusakan.

5. Pembersihan

Pembersihan yang dilakukan melalui proses cleaning dan trimming bertujuan untuk membersihkan kotoran atau benda asing lain dengan cara mengambil bagian yang tidak dikehendaki, seperti daun, tangkai, atau akar.

6. Sortasi

Sortasi merupakan kegiatan pemisahan komoditas yang layak pasar dengan yang tidak layak pasar. Khususnya pada komoditas yang cacat dan terkena hama agar tidak menular pada komoditas yang sehat.

Baca Juga: Saluran Distribusi yang Digunakan pada Hasil Produksi Pertanian

Demikian informasi tentang mekanisme kegiatan penanganan hasil pertanian. Semoga informasi tentang teknologi hasil pertanian di atas dapat bermanfaat, ya. (Anne)