Memahami Pengertian dan Komponen Elektronika Analog

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rangkaian instrumen elektronika dapat dipahami melalui pemahaman awal tentang konsep dasar elektronik. Adapun konsep dasar elektronika yang dimaksud adalah elektronika analog. Apa saja komponen elektronika analog?
Secara umum komponen utama elektronika analog dapat dibedakan menjadi komponen pasif dan aktif. Komponen pasif terdiri dari resistor, kapasitor, dan induktor, sedangkan komponen aktif terdiri dari transistor, diode, Integrated Circuit (IC), dan operational amplifier (OP-AMP).
Komponen Elektronika Analog pada Instrumen Elektronik
Pengertian sistem elektronika merupakan satu kesatuan yang terdiri dari komponen-komponen elektronika yang saling bekerja sama untuk menghasilkan keluaran yang diingankan berdasarkan masukan tertentu. Dikutip dari buku Ajar Pengukuran dan Instrumentasi, Abadi Jading, dkk (2020: 51), berikut adalah komponen elektronika analog untuk menambah wawasan:
1. Komponen Pasif
Resistor, merupakan komponen pasif yang digunakan dalam rangkaian elektronika sebagai penghambat arus listrik. Selain itu, resistor juga memiliki fungsi terapan, yaitu untuk mengatur arus dan membagi tegangan.
Kapasitor atau kondensor, merupakan komponen pasif yang banyak digunakan pada rangkaian elektronika. Kapasitor memiliki fungsi dasar untuk menampung atau menyimpan muatan.
Induktor, merupakan komponen pasif yang sering disebut dengan kumparan atau lilitan. Induktor memiliki nilai induktansi, sifat atau kemampuan suatu induktor memproduksi gaya elektromotif ketika arus berubah-ubah mengalir dalam rangkaian atau komponen tersebut.
2. Komponen Aktif
Transistor, merupakan salah satu komponen aktif dalam rangkaian elektronika. Transistor berfungsi sebagai penguat arus dan saklar.
Diode merupakan komponen aktif dua kutub yang bersifat semikonduktor. Komponen ini memungkinkan arus listrik mengalir ke satu arah (kondisi panjar maju).
Integrated Circuit (IC), merupakan komponen elektronika aktif yang terdiri dari gabungan ratusan, ribuan, bahkan jutaan transistor, dioda, resistor, dan kapasitor yang diintegrasikan menjadi suatu rangkaian elektronika dalam sebuah kemasan kecil.
Operational Amplifier (OP-AMP), merupakan penguat tegangan elektronik yang dirancang untuk digunakan dengan komponen umpan balik eksternal, seperti resistor dan kapasitor.
Baca juga: Komponen Elektronika : Pengertian, Jenis dan Fungsi
Komponen elektronika analog dapat dibedakan menjadi komponen pasif dan komponen aktif. Selain kedua komponen tersebut, terdapat juga bagian sensor dan transduser yang umum digunakan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat! (CHL)
