Konten dari Pengguna

Mengenal Gejala dan Penyebab Terjadinya Insom atau Sulit Tidur

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://unsplash.com/@all_who_wander - Apa arti insom?
zoom-in-whitePerbesar
https://unsplash.com/@all_who_wander - Apa arti insom?

Apa arti insom? Insom atau insomnia adalah gangguan yang menyebabkan penderitanya mengalami sulit tidur atau tidak cukup tidur, meski terdapat cukup waktu untuk melakukannya. Gangguan tidur ini tentu saja bisa berdampak pada aktivitas penderita keesokan harinya.

Kenapa insom bisa mengakibatkan dampak kurang baik bagi penderitanya? Ini dikarenakan pada umumnya, orang membutuhkan 8 jam tidur dalam sehari untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit.

Gejala Insom atau Gangguan Tidur

Insom atau insomnia biasanya ditandai dengan sulit tidur atau tidur yang tidak pernah nyenyak. Keluhan tersebut pada akhirnya bisa memicu gejala lain, seperti lelah dan mengantuk di siang hari, serta sulit fokus dalam beraktivitas.

Sulit tidur dapat membuat penderita insomnia kurang mampu berkonsentrasi sehingga berisiko mengalami kecelakaan bila sedang berkendara. Insomnia juga bisa menurunkan daya ingat dan gairah seks, serta menimbulkan gangguan fisik dan mental.

Jenis-jenis Insom

Insom terbagi menjadi dua jenis, yaitu insomnia primer dan insomnia sekunder. Pengertian insomnia primer adalah gangguan tidur yang tidak terkait dengan kondisi medis lain. Sedangkan, insomnia sekunder adalah gangguan tidur yang terjadi akibat adanya kondisi lain, misalnya: radang sendi atau asma.

Insom dapat berlangsung singkat (akut) atau terjadi dalam jangka panjang (kronis). Insom akut umumnya akan berlangsung selama 1 malam sampai beberapa minggu, sementara itu insom kronis akan terjadi sedikitnya 3 malam dalam 1 minggu dan berlangsung selama 3 bulan atau lebih.

https://unsplash.com/@nublson

Penyebab Insom

Melansir dari buku Insomnia dan Gangguan Tidur Lainnya, Rafknowlede, 2004, beberapa faktor yang bisa menyebabkan insom adalah:

  1. Kebiasaan buruk yang dilakukan sebelum tidur, seperti terlalu banyak makan, menggunakan komputer atau smartphone dalam durasi lama, menonton televisi.

  2. Faktor lingkungan, seperti, suara bising, sinar atau lampu yang terlalu terang, bisa juga karena suhu yang terlalu dingin atau terlalu panas.

  3. Jadwal tidur yang memang tidak teratur, misalnya karena pergantian jam kerja

  4. Gangguan kejiwaan, seperti gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan bipolar atau depresi.

  5. Gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, penggunaan narkotika atau obat-obatan terlarang, atau mengonsumsi minuman beralkohol atau berkafein secara berlebihan. (DNR)