Mengenal Jenis-Jenis Bahan Listrik, Apa Saja?

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Listrik merupakan sumber energi yang penting bagi kehidupan manusia. Jenis-jenis bahan listrik pun diperlukan agar sumber energi tersebut bisa digunakan dengan aman oleh semua orang.
Bahan-bahan listrik ini mempunyai sifat yang berbeda-beda. Misalnya adalah bahan penyekat yang tidak bisa menghantarkan listrik. Di sisi lain, ada juga bahan penghantar yang bisa membuat arus listrik mengalir.
Jenis-Jenis Bahan Listrik
Menurut buku Kiat Hemat Bayar Listrik, Gatut Susanta dan Sasi Agustoni (2007: 5), listrik adalah sumber energi yang disalurkan melalui kabel atau penghantar lainnya. Dalam penyaluran listrik inilah berbagai jenis bahan diperlukan.
Lantas apa saja jenis-jenis bahan listrik? Berikut penjelasan singkatnya.
1. Superkonduktor
Bahan ini mampu menghantarkan listrik dengan sangat baik. Tak hanya itu saja, bahan ini juga mempunyai tahanan listrik mendekati nol karena diolah sedemikian rupa.
2. Konduktor
Pada dasarnya, konduktor adalah bahan yang bisa menghantarkan listrik dengan baik. Tahanan listriknya pun cukup kecil. Bagaimanapun juga, daya hantar bahan konduktor masih lebih kecil daripada superkonduktor
3. Semikonduktor
Bahan ini juga bisa disebut sebagai setengah penghantar. Jadi, daya hantar semikonduktor lebih kecil daripada konduktor. Bahan ini bisa menjadi konduktor maupun isolator jika memperoleh perlakuan khusus.
4. Isolator
Bahan ini tak bisa menghantarkan listrik. Fungsinya sebagai penyekat agar arus listrik tak keluar dari jalur yang seharusnya sehingga mencegah terjadinya kebocoran dan korsleting.
5. Serat Optik
Serat optik merupakan bahan yang berbentuk tipis dan panjang seperti serat. Bahan inipun terlihat transparan dan bisa digunakan sebagai media telekomunikasi cahaya.
6. Magnet
Sesuai namanya, bahan ini mempunyai sifat kemagnetan. Ada beberapa jenis bahan magnet, yaitu feromagnetik (mampu menghasilkan medan magnet kuat), paramagnetik (mampu menghasilkan medan magnet lemah), dan diamagnetik (tidak tertarik dan ditolak dengan lemah oleh medan magnet)
7. Khusus
Bahan ini tak memiliki fungsi langsung bagi peralatan listrik. Bagaimanapun juga, bahan ini mempunyai fungsi lain seperti untuk estetika.
Baca juga: 3 Komponen Elektronika Aktif dalam Rangkaian Listrik
Jenis-jenis bahan listrik ini perlu dipelajari dengan baik. Jadi, seseorang tak akan bingung lagi jika menghadapi berbagai bahan tersebut di kemudian hari. (LOV)
