Konten dari Pengguna

Mengenal Sejarah Perkembangan Islam di Benua Eropa secara Singkat

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pperkembangan Islam di benua Eropa. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Pperkembangan Islam di benua Eropa. Sumber: pexels.com

Sejarah perkembangan Islam di benua Eropa merupakan salah satu materi dalam mata pelajaran PAI untuk siswa kelas 12 SMA. Oleh karena itu, siswa wajib memahami dengan baik bagaimana agama Islam berkembang di benua Eropa.

Sebab, materi tersebut tidak terlepas dari perkembangan agama Islam secara keseluruhan. Jadi, dengan memahami perkembangan agama Islam yang terjadi di benua Eropa, maka juga dapat meningkatkan wawasan keislaman seorang muslim.

Sejarah Perkembangan Islam di Benua Eropa

Sejarah perkembangan Islam di benua Eropa. Sumber: pexels.com

Berikut ini adalah ulasan tentang sejarah perkembangan Islam di benua Eropa yang dikutip dari buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah Kelas XII, Imam Subchi (hal 92).

1. Andalusia (Spanyol)

Penaklukan Andalusia berawal dari penaklukan pasukan di bawah pimpinan Tariq bin Ziyad serta adanya peristiwa keruntuhan Keluarga Kerajaan Umayyah di Damaskus, Suriah. Salah satu keturunan mereka, yakni Abdur Rahman, berhasil melarikan diri dan menyusup ke Spanyol.

Kemudian ia mendirikan kerajaan Bani Umayyah yang berdiri dari 193-458 H atau 756-1065 M. Keberadaan Islam di Spanyol akhirnya menjadi pemicu perkembangan kebudayaan dan peradaban di sana.

Pada masa itu, akhirnya Spanyol menjadi pusat kebudayaan karena berbagai mahasiswa dari belahan dunia menuntut ilmu di sana.

Tepatnya di kota Granada, Seville, Toledo, dan Cordova. Hingga akhirnya berhasil melahirkan para ilmuwan terkemuka, seperti Ibnu Bajjah, seorang ahli filsafat pada abad ke-12 dan Ibnu Rusyd yang merupakan ahli bintang sekaligus dokter dan ahli filsafat.

2. Rusia

Islam masuk ke Rusia saat berada di bawah pemerintahan Khalifah Walid bin Abdul Malik pada masa Dinasti Umayyah. Kala itu, panglima Qutaibah bin Muslim berhasil menaklukkan Rusia. Ia juga menyebarkan dakwah ke penduduk di sana untuk memeluk agama Islam.

Keberhasilan Qutaibah ini dimulai pada tahun 86 H hingga 91 H. Ditambah lagi dengan keberhasilannya menguasai seluruh wilayah bahkan hingga mendekati perbatasan China. Selain itu, Qutaibah juga mendirikan masjid besar di bUkhara dengan nama Jami Qutaibah.

Umat Islam di Rusia sempat mengalami tekanan selama tiga perempat abad pasca dikuasai rezim Bolshevik. Meski begitu, Islam kemudian berhasil bangkit perlahan dan dibuktikan dengan mulai tingginya animo haji dan umroh serta minat mempelajari Alquran.

3. Inggris

Masuknya agama Islam di Inggris juga merupakan dampak dari perkembangan islam di Spanyol. Terutama sejak pemindahan Universitas Islam Toledo di Spanyol ke Inggris. Salah satu tokoh berjasa dalam menyebarkan agama Islam di Inggris adalah Mozarabes.

Kala itu, perkembangan Islam di Inggris dilakukan setiap hari libur, seperti Sabtu dan Minggu. Bahkan sudah mulai banyak organisasi yang berkembang di sana, antara lain:

  • The Islamic Council of Europe (Majlis Islam Eropa) berfungsi sebagai pengawas kebudayaan Eropa

  • The Union of Moslem Organization (Persatuan Organisasi Islam Inggris)

  • The Association of British Moslems (Perhimpunan Muslim Inggris)

Baca Juga: 2 Macam-Macam Talak dalam Ajaran Islam

Itulah sejarah perkembangan Islam di benua Eropa yang menarik untuk diketahui oleh setiap muslim. (Anne)