Mengulik Sejarah Pertambangan di Dunia, Seperti Apa?
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertambangan adalah salah satu industri yang penting dalam ekonomi. Bahkan industri ini menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar di Indonesia. Hal ini tak lepas dari sejarah pertambangan di dunia yang menjadikan industri ini seperti sekarang.
Sejarah pertambangan sejatinya telah dimulai sejak lama, 43.000 tahun yang lalu. Pada saat itu, pertambangan masih dilakukan dengan cara sederhana. Lalu, industri pertambangan terus berkembang hingga semakin canggih seperti sekarang.
Sejarah Pertambangan di Dunia
Mengutip buku Pengantar Krimonologi, Totok Sugiarto, S.H., M.H., (2017: 65), menurut UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, pengertian pertambangan adalah sebagai berikut.
Sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan, dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi penambangan, pengelolaan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pasca tambang.
Industri ini menyadi salah satu penyokong perekonomian bangsa. Hal tersebut tak terlepas dari sejarah pertambangan di dunia yang membuatnya hingga seperti sekarang. Berikut penjelasan singkatnya.
1. Periode Sebelum Masehi
Masyarakat dunia telah mengenal dunia pertambangan bahkan sebelum Masehi. Bahkan, peneliti telah menemukan penambangan tertua di Swaziland yang telah berumur 43.000 tahun
Lalu peneliti juga berhasil menemukan penggunaan tembaga di Turki yang berumur 8.000 tahun lalu. Bagaimanapun juga, proses pengolahannya pun barudimulai sekitar 6.000 tahun lalu.
Berbagai bangsa dengan peradaban maju juga sudah mulai melakukan pertambangan. Sebut saja bangsa Mesir Kuno yang sudah menambang malasit pada tahun 200 SM. Ada juga bangsa Yunani yang menambang pada tahun 11 SM untuk menyokong Athena.
Berbagai bangsa ini terus melakukan pembaruan agar pertambangan bisa menjadi lebih efisien. Misalnya bangsa Romawi yang mengembangkan sistem agar komodiras pertambangan bisa menyokong kehidupan sehari-hari.
2. Periode Modern
Sejak awal zaman penjajahan oleh bangsa Spanyol, pertambangan di Amerika Selatan dan Meksiko semakin digalakkan. Lalu pada awal abad ke-19, UU pertambangan untuk dikeluarkan di Amerika Serikat untuk mendukung kegiatan pertambangan di sana.
Baca juga: Mengenal Tahapan Kegiatan Pertambangan
Seiring berkembangnya zaman, usaha pertambangan menjadi lebih canggih. Bahkan kini, industri tersebut telah memasuki era digital. Perkembangan ini tentu tak bisa dilepaskan dari usaha-usaha para penambang di masa lampau. Itulah mengapa sejarah pertambangan di dunia sangat penting untuk dipelajari. (LOV)

