Konten dari Pengguna

Metode Menghitung Indeks Harga dalam Ilmu Ekonomi

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Metode Menghitung Indeks Harga, Sumber: Unsplash/JP Valery
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Metode Menghitung Indeks Harga, Sumber: Unsplash/JP Valery

Ilmu ekonomi mempunyai berbagai rumus yang bisa diterapkan untuk beragam keperluan. Salah satunya adalah metode menghitung indeks harga. Rumus ini berkaitan dengan perubahan harga di tingkat konsumen.

Secara singkat, ada dua metode untuk mengetahui indeks harga tersebut. Metode pertama disebut sebagai agregatif sederhana atau tidak tertimbang. Metode kedua disebut sebagai agregatif tertimbang.

Metode Menghitung Indeks Harga Agregatif Sederhana

Ilustrasi Metode Menghitung Indeks Harga, Sumber: Unsplash/Jason Leung

Menurut buku Cara Cepat Menguasai Ekonomi SMA dan MA, Sandra Dyana (2019: 159), indeks harga merupakan angka yang digunakan untuk menunjukkan perubahan atau perbandingan harga dari waktu ke waktu.

Indeks harga bisa dihitung dengan metode tertentu. Salah satunya adalah agregatif sederhana atau tidak tertimbang. Sesuai namanya, metode menghitung indeks harga ini cukup sederhana karena mengabaikan jumlah barang dan hanya menggunakan harga. Berikut rumusnya.

IA = (ΣPn : ΣPo) x 100

  • IA: Indeks harga agregatif sederhana atau tak tertimbang

  • Pn: Harga yang dihitung

  • Po: Harga pada tahun dasar

Metode Menghitung Indeks Harga Agregatif Tertimbang

Ilustrasi Metode Menghitung Indeks Harga, Sumber: Unsplash/Jinyun

Berbeda dengan metode sebelumnya, cara ini mempertimbangkan perubahan jumlah barang beserta harganya. Cara inipun dibagi menjadi tiga dengan mempertimbangkan berbagai hal yang berbeda. Berikut penjelasannya.

1. Metode Paasche

Metode Paasche atau IP digunakan untuk mengukur indeks harga tertimbang dengan memperhatikan kuantitas barang pada suatu tahun berjalan. Berikut rumusnya.

IP = Σ(Pn x Qn) : Σ(Po x Qn) x 100

  • IP: Indeks Paasche

  • Pn: Harga tahun berjalan

  • Po: Harga tahun dasar

  • Qn: Kuantitas barang tahun berjalan

2. Metode Laspeyres

Metode Lasperyes digunakan untuk mengukur indeks harga tertimbang dengan memperhatikan kuantitas barang pada tahun dasar. Inilah rumusnya.

IL = Σ(Pn x Qo) : Σ(Po x Qo) x 100

  • IL: Indeks Laspeyres

  • Pn: Harga tahun berjalan

  • Po: Harga tahun dasar

  • Qo: Kuantitas barang pada tahun dasar

3. Metode Marshal Edgewarth

Cara ini menghitung indeks harga tertimbang dengan memperhatikan kuantitas barang pada tahun berjalan dan tahun dasar. Setelah itu, hasilnya dikalikan dengan harga pada tahun berjalan dan tahun dasar itu sendiri. Inilah rumusnya.

IM = Σ[Pn (Qo + Qn)] : Σ[Po (Qo + Qn)] x 100

  • Qo: Kuantitas barang pada tahun dasar

  • Qn: Kuantitas barang pada tahun berjalan

  • Po: Harga pada tahun dasar

  • Pn: Harga pada tahun berjalan

Baca juga: Pengertian dan Cara Menghitung Gross Profit dengan Benar

Metode menghitung indeks harga ini bisa dipelajari oleh mahasiswa atau siswa yang sedang mempelajari ekonomi. Jika sudah, maka berbagai latihan soal bisa dikerjakan. (LOV)