Nama Hukum Bacaan Huruf Mad Diikuti atau Bertemu Hamzah dalam Satu Kalimat

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam membaca ayat-ayat Alquran, terdapat sejumlah hukum bacaan yang harus dipahami oleh umat muslim. Sebab, hukum bacaan ini yang menentukan benar atau tidaknya bacaan Alquran seseorang. Adapun apabila huruf mad diikuti atau bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat disebut mad wajib muttasil.
Hukum bacaan yang satu ini menjadi salah satu yang harus dipahami umat muslim. Sebab, panjang pendeknya huruf yang harus dibaca akan memengaruhi arti dari ayat Alquran tersebut.
Hukum Bacaan Huruf Mad Diikuti atau Bertemu Hamzah dalam Satu Kalimat
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa apabila huruf mad diikuti atau bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat disebut mad wajib muttasil.
Mengutip dari buku BTQ & Tahfidz Kelas VII, VIII, IX: SMP NURUL HUDA, Mahir M Soleh, Haunika Wati, dan Mutiara Harmaida (2022:34), untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat atau setara dengan dua setengah kalo dari mad thabi’i.
Adapun ketentuan terkait hukum bacaan mad wajib muttasil sendiri sudah dijelaskan dalam Kitab Nazham Hidayatush Shibyan yang berbunyi sebagai berikut.
وَاِنْ تَلَاهُ الْهَمْزُ فِى كَلِمَتِهْ *** فَوَاجِبٌ مُتَّصِلٌ كَجَاءَتِهْ
Artinya, "Apabila ada huruf mad yang setelahnya berupa huruf hamzah dan terdapat dalam satu kata, maka disebut mad wajib muttasil seperti lafaz Allah جاءته"
Agar lebih mudah dalam memahami hukum bacaan mad wajib muttasil, berikut adalah beberapa contohnya yang bisa ditemukan dalam surat di Alquran.
1. QS. Al-Baqarah Ayat 5
أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
Ulā`ika 'alā hudam mir rabbihim wa ulā`ika humul-mufliḥụn
Artinya, "Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung."
2. QS. Ad-Dhuha Ayat 8
وَوَجَدَكَ عَآئِلًا فَأَغْنَىٰ
Wa wajadaka 'ā`ilan fa agnā
Artinya, "Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan."
3. QS. An-Nashr Ayat 1
إِذَا جَآءَ نَصْرُ ٱللَّهِ وَٱلْفَتْحُ
Iżā jā`a naṣrullāhi wal-fat-ḥ
Artinya, "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan."
Baca Juga: Hukum Tajwid dalam Surat Ad-Duha dan Penjelasannya
Jadi, bisa disimpulkan bahwa apabila huruf mad diikuti atau bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat disebut mad wajib muttasil. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan umat muslim tentang hukum bacaan Alquran. (Anne)
