Niat Sholat Ashar dan Tata Caranya yang Benar

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat ashar merupakan salah satu dari salat wajib lima waktu yang harus dilaksanakan oleh umat Islam. Waktu salat asar dilaksanakan pada sore hari selama matahari belum menguning, dimulai setelah salat zuhur dan berakhir hingga menjelang Magrib.
Dalam menjalankan salat asar, niat menjadi salah satu rukun utama yang harus dilakukan saat membaca takbir. Berikut dijabarkan bacaan niat sholat ashar sendiri maupun berjemaah.
Niat Sholat Ashar
Niat dalam salat merupakan salah satu rukun salat yang wajib dilakukan. Waktu berniat sendiri adalah saat melakukan takbir.
Dalam buku berjudul Tuntunan Bersuci Dan Sholat: Madzhab Imam Asy Syafi’i karya Humaidi Al Faruq disebutkan bahwa apabila seseorang berniat sebelum atau sesudah takbir, hukum salatnya adalah tak sah menurut pendapat kuat mazhab Imam Syafii.
Namun, nenurut pendapat Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Hanai jika terdapat niat sebelum takbir, hukum salatnya tetap sah. Adapun tempat niat adalah di dalam hati, dan sunah untuk dilafazkan.
Berikut contoh lafaz niat salat asar sendiri dan berjemah.
1. Niat Sholat Ashar Sendiri
أُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal 'ashri arba'a raka'aatain mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat untuk salat fardu asar empat rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'aalaa."
2. Niat Sholat Ashar Berjamaah sebagai Makmum
أُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal 'ashri arba'a raka'aatain mustaqbilal qiblati adaa-an ma-muuman lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat melakukan salat fardu asar empat rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'aalaa."
3. Niat Sholat Ashar Berjamaah sebagai Imam
أُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً اِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal 'ashri arba'a raka'aatain mustaqbilal qiblati adaa-an imaamanlillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat melakukan salat fardu asar empat rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'aalaa."
Baca Juga: Doa Setelah Sholat Maghrib dan Dzikir: Arab, Latin, dan Terjemahan
Tata Cara Shalat Ashar
Berikut tata cara salat asar.
Berdiri dengan sikap tegak, kedua belah tangan diturunkan ke samping, mata merunduk ke bawah ke arah tempat sujud sambil membaca niat salat dengan semata-mata karena Allah. Kaki belakang dirapatkan dan kaki depan dibuka sedikit.
Membaca niat.
Melakukan Takbiratul Ihram. Untuk laki-laki, mengangkat kedua belah tangan hingga telinga, dengan mengarahkan telapak tangan ke depan dengan terbuka. Untuk perempuan, kedua siku dirapatkan di kedua lambung dan telapak tangan disejajarkan dengan bahu.
Membaca doa Iftitah.
Membaca Al Fatihah.
Membaca salah satu surah dalam Al-Qur'an.
Melaksanakan gerakan rukuk, iktidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
Bangun atau berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua.
Membaca Al Fatihah, lalu membaca salah satu surah dalam Al -Qur'an.
Melaksanakan gerakan rukuk, iltidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, duduk kemudian membaca tahiyat awal.
Bangun atau berdiri untuk melanjutkan rakaat ketiga dan keempat.
Setelah selesai membaca tahiyat awal dilanjutkan membaca tahiyat akhir.
Diakhiri dengan mengucapkan salam sambil memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri dengan mengucapkan Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
(SA)
