Pengendalian Mutu dalam Produksi Barang di Bidang Industri

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengendalian mutu dalam produksi barang perlu dilakukan untuk menjaga kualitas produk. Aktivitas ini dipraktikkan dengan penuh perencanaan untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan mutu produk tersebut.
Hal ini berpedoman pada standar-standar tertentu yang bertujuan agar konsumen puas saat menggunakan produk tersebut. Karena itu, sangat penting untuk memahami arti dan manfaat pengendalian mutu di bidang industri.
Pengertian Pengendalian Mutu dalam Produksi Barang
Pengendalian mutu dalam produksi barang dengan menetapkan standar tertentu pada produk. Pengendalian mutu merupakan pengukuran kinerja produk yang dilakukan dengan membandingkan standar, spesifikasi produk, dan tindakan koreksi jika terjadi penyimpangan.
Mengutip buku Manajemen Kualitas oleh Gusti Ayu, dkk (2022), kualitas produk adalah faktor yang menyebabkan produk tersebut bernilai sesuai dengan tujuan produksinya. Salah satu aspek penting dalam pengendalian mutu adalah menjaga kualitas produk. Biasa dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hasil produk atau jasa telah memenuhi standar perusahaan.
Pengendalian mutu produk dilakukan melalui pendekatan keluaran dengan melihat sampel produk. Sampel ini dibuat agar produsen mengetahui seberapa baik produknya untuk sampai di tangan konsumen.
Tujuan Pengendalian Mutu dalam Produksi Barang
Perusahaan menerapkan kendali mutu barang karena beberapa tujuan. Beberapa tujuan tersebut di antaranya sebagai berikut:
Mengawasi proses produksi barang atau jasa suatu perusahaan agar berjalan dengan efektif dan efisien.
Mengawasi setiap tahapan yang berkaitan erat dengan proses produksi barang atau jasa tersebut.
Memastikan setiap barang atau jasa yang dibuat perusahaan dapat terjaga kualitasnya.
Melakukan pengolahan ulang terhadap produk atau jasa yang mempunyai kualitas rendah.
Memberikan rekomendasi pada pimpinan perusahaan supaya produk yang dibuat bisa lebih unggul.
Mampu menciptakan catatan analisis yang dilakukan dalam proses produksi sehingga bisa dijadikan referensi di kemudian hari.
Mampu mencatat segala bentuk pengujian atau hasil inspeksi yang dilakukan pada produk dari perusahaan tersebut.
Mampu memastikan produk yang diproduksi bisa memenuhi standar.
Mampu melakukan verifikasi kualitas produk yang sesuai standar dan kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan.
Menjaga segala proses inspeksi maupun protokol yang dipakai dalam proses produksi.
Baca juga: 7 Alat Kendali Mutu Produk pada Quality Control
Pengendalian mutu dalam produksi barang di bidang industri yang dijelaskan di atas perlu dilakukan untuk menjaga kualitas produk. Dengan begitu, barang yang dipasarkan dapat sampai di tangan konsumen dalam kualitas terbaik. (DLA)
