Konten dari Pengguna

Pengertian Algoritma Greedy dan Ciri-cirinya

Berita Update

Berita Update

Β·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Pengertian Algoritma Greedy. Sumber: Foto Unsplash/Daria Nepriakhina πŸ‡ΊπŸ‡¦
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Algoritma Greedy. Sumber: Foto Unsplash/Daria Nepriakhina πŸ‡ΊπŸ‡¦

Pengertian algoritma greedy penting untuk diketahui sebelum menentukan langkah membuat keputusan. Pada dasarnya algoritma greedy digunakan membuat keputusan pada setiap langkah. Keputusan yang diambil adalah keputusan terbaik pada titik tersebut.

Keputusan yang sudah diambil pun tidak dapat diubah pada langkah-langkah beriktnya. Dalam praktiknya penerapan algoritma greedy harus disertai dengan bukti atau argumen terkait akurasi algoritma tersebut.

Pengertian Algoritma Greedy

Ilustrasi Pengertian Algoritma Greedy. Sumber: Foto Unsplash/Parabol

Ketahui pengertian algoritma greedy beserta ciri-cirinya melalui ulasan berikut ini. Mengutip dari Buku Ajar Logika & Algoritma, Khairunnisa, dkk., (2023:7), algoritma greedy adalah jenis algoritma yang memilih tindakan paling optimal pada setiap langkah, dengan harapan akan menghasilkan solusi global yang optimal.

Berdasarkan buku Pengantar Strategi Algoritma, Gia S. Wulandari dan Siti Saadah, 2021:56), algoritma greedy biasanya digunakan untuk menyelesaikan permasalahan optimasi. Permasalahan optimasi sendiri merupakan permasalahan yang menuntut pencarian solusi optimum dari sekumpulan alternatif solusi yang mungkin.

Adapun yang dimaksud dengan solusi optimum dapat berupa solusi yang memberikan nilai minimum ataupun maksimum. Dalam algoritma greedy, harus mengambil keputusan pada setiap langkahnya dan tidak pernah kembali lagi untuk memperbaiki keputusan yang telah dibuat.

Keputusan yang diambil, dibuat berdasarkan apa yang tampaknya baik pada titik tersebut. Ini berarti algoritma greedy memilih optimum lokal di setiap langkahnya. Dengan selalu memilih optimum lokal, maka diharapkan untuk dapat mencapai optimum global. Secara umum, terdapat enam komponen yang ada pada algoritma greedy, yaitu:

  1. Himpunan kandidat, merupakan himpunan yang berisi objek-objek yang dapat dipilih pada langkah-langkah algoritma greedy.

  2. Himpunan solusi, merupakan himpunan yang berisi, atau merepresentasikan, objek-objek yang telah terpilih pada langkah-langkah algoritma greedy.

  3. Fungsi solusi, merupakan fungsi yang mengindikasikan bahwa kita telah menemukan solusi yang lengkap. Fungsi inilah yang menjadi penentu akhir dari suatu iterasi.

  4. Fungsi seleksi, menyatakan aturan dasar pemilihan suatu kandidat untuk dijadikan sebagai bagian dari solusi.

  5. Fungsi kelayakan, fungsi yang menetapkan apakah suatu kandidat dapat masuk ke dalam solusi berdasarkan kendala yang ada.

  6. Fungsi objektif, fungsi yang meminimalkan atau memaksimalkan suatu nilai, yang menjadi tujuan utama dari masalah terkait.

Adapun ciri-ciri dari algoritma greedy adalah solusi yang dihasilkan dibangun dari setiap bagian. Keputusan untuk memilih bagian berikutnya didasarkan pada manfaat yang diberikan tanpa mempertimbangkan pilihan yang telah dibuat sebelumnya.

Baca juga: Proses Berpikir Kreatif dalam Memecahkan Suatu Masalah

Itulah pengertian algoritma greedy dan ciri-cirinya. Dengan memahami penjelasan di atas, maka seseorang akan lebih bijak dalam mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah. (Adm)