Pengertian dan Ciri-Ciri Terjadi Inflasi

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masyarakat perlu membeli berbagai barang kebutuhan sehari-hari. Namun, ada masanya ketika harga barang terus naik sehingga daya beli menurun. Hal itu disebut sebagai inflasi. Karena sangat penting, ciri-ciri terjadi inflasi harus dipahami masyarakat.
Jika inflasi terjadi, ada banyak pihak yang dirugikan, salah satunya masyarakat. Dengan memahami apa saja ciri inflasi, masyarakat bisa melakukan berbagai persiapan untuk menghadapinya.
Mengetahui Pengertian dan Ciri-Ciri Terjadi Inflasi
Dikutip dari Buku Siswa EKONOMI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial Untuk Siswa SMA/MA Kelas XI Kurikulum 2013, Darsono (2020:68-69), pengertian inflasi adalah keadaan di mana tingkat harga secara umum (price level) cenderung naik.
Tingkat harga umum berarti barang dan jasa di pasaran memiliki jumlah dan jenis yang sangat banyak. Sebagian besar dari harga tersebut selalu naik sehingga terjadi inflasi. Adapun inflasi murni adalah inflasi yang terjadi sebelum pemerintah melakukan campur tangan, baik kebijakan fiskal atau moneter.
Inflasi dapat dikenali dengan beberapa ciri. Berikut adalah ciri-ciri terjadi inflasi.
Harga barang atau jasa terus mengalami peningkatan.
Adanya peredaran uang dalam jumlah berlebihan.
Jumlah barang di pasar berkurang atau sedikit.
Nilai uang atau daya beli menurun.
Penyebab Terjadinya Inflasi
Inflasi dapat terjadi akibat sejumlah faktor. Adapun beberapa faktor penyebab terjadinya inflasi adalah sebagai berikut.
Kenaikan permintaan melebihi penawaran atau di atas kemampuan produksi (demand pull inflation). Inflasi ini terjadi karena permintaan total terhadap barang dan jasa mengalami kenaikan.
Kenaikan biaya produksi (cost push inflation). Inflasi yang terjadi karena biaya produksi meningkat. Akibatnya, harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan.
Jumlah uang yang beredar di masyarakat meningkat sehingga produsen menaikkan harga barang.
Jumlah barang di pasaran berkurang atau jumlah penawaran barang mengalami penurunan. Barang yang sedikit sedangkan permintaan barang tersebut banyak membuat harga barang naik.
Inflasi dari luar negeri (imported inflation). Inflasi ini terjadi karena mengimpor barang dari luar negeri bersamaan dengan terjadinya inflasi di luar negeri. Akibatnya, harga barang impor akan naik.
Inflasi dari dalam negeri, yaitu meningkatnya pengeluaran pemerintah atau terjadi defisit anggaran.
Pemerintah mencetak uang baru sehingga uang yang beredar meningkat dan tidak seimbang dengan jumlah barang dan jasa.
Baca juga: Mengapa Studi Ekonomi Penting bagi Masyarakat? Ini Jawaban yang Tepat
Ada banyak ciri-ciri terjadi inflasi yang harus diketahui masyarakat. Salah satunya adalah harga barang dan jasa di pasar terus meningkat. (KRIS)
