Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Fiil Amr dalam Bahasa Arab

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh fiil amr, sumber foto: (Abdullah Arif) by Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh fiil amr, sumber foto: (Abdullah Arif) by Unsplash.com

Bagi kamu yang sedang mempelajari Ilmu Nahwu, pasti kamu sudah tidak asing dengan istilah fiil amr. Lalu, apa pengertian dan bagaimana contoh fiil amr? Penjelasan mengenai istilah tersebut akan dibahas lebih lanjut di artikel ini.

Mengutip buku Kaidah-Kaidah Bahasa Arab Dasar-dasar Ilmu Nahwu oleh Elfiansyah (2014), nahwu merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang jabatan, keadaan kata, dan bentuk bentuk huruf terakhir dari suatu kata.

Pengertian Fiil Amr

Fi’il amr merupakan kata kerja permohonan atau perintah. Fi’il amr juga dapat diartikan sebagai kata yang menampakkan permintaan berlangsungnya aktivitas dari subjek orang kedua (mukhotob) tanpa menyertakan Lam Amr.

Ilustrasi contoh fiil amr, sumber foto: (Adli Wahid) by Unsplash.com

Fi’il amr ditujukan kepada orang kedua, yakni mencakup kamu, kamu berdua, atau kalian (laki-laki dan perempuan). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, fiil amar maknanya kata kerja perintah.

Perintah yang dimaksud di sini memang ditujukan orang yang sedang diajak berbicara. Selain itu, perintah itu juga bisa diberikan untuk aktivitas yang dilakukan di masa mendatang (istiqbal).

Cara Membuat Fiil Amr dan Contohnya

Terdapat rumus yang perlu dikuasai agar dapat membuat fi’lul amr. Adapun penjelasan tentang contoh yang tepat yaitu sebagai berikut:

1. Rumus Fiil Amr Shahih Akhir Walam Yattashil Biakhirihi Syaiun

Fi’il yang huruf terakhirnya bukan huruf illat dan tidak bersambung dengan huruf lainnya yakni sebagai berikut:

Jangan gunakan huruf mudhara’ahnya, contohnya: يَكْتُبُ silakan buang ya’ mudhara’ahnya menjadi كْتُبُ.

Selanjutnya, huruf akhirnya di sukun menjadi كْتُبُ menjadi كْتُبْ.

2. Rumus Fiil Amr Mu’tal Akhir Walam Yattashil Biakhirihi Syaiun

Fiil amr mu’tal akhir walam yattashil biakhirihi syaiun merupakan fi’il yang huruf terakhirnya berupa huruf illat dan tidak terhubung dengan huruf lainnya.

Contohnya yaitu: يَرْمِى.

Rumus fi’il amr ini yaitu sebagai berikut:

Jangan gunakan huruf mudhara’ahnya, sehingga menjadi: رْمِى.

Buang huruf akhirnya, sehingga menjadi: رْمِ.

Masukkan hamzah washal jika belum dapat dibaca, contohnya: ارْمِ (baca: irmi).

Itulah pengertian dan contoh fiil amr dalam bahasa Arab yang mudah dipelajari. Setelah menguasai materi ini, kamu dapat melangkah ke tahap pembelajaran Bahasa Arab yang selanjutnya.

(DLA)

Baca juga: Memahami Perbedaan Fiil Madhi dan Mudhori dalam Bahasa Arab