Pengertian dan Prosedur Penerapan K3

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prosedur penerapan K3 yang sangat penting untuk dipelajari terutama oleh para tenaga kerja. Terdapat lingkungan kerja yang berbeda-beda. Namun, setiap perusahaan harus menerapkan K3 demi keselamatan para pekerja.
Tentunya semua orang ingin bekerja di tempat yang aman dan nyaman. Oleh karena itu, pemberi kerja atau perusahaan wajib memahami dan menerapkan K3 untuk keselamatan dan kesehatan bersama.
Pengertian K3
Apa itu K3? Dikutip dari Pengantar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Poetra (2021:2), berikut adalah pengertian K3 menurut para ahli.
Kepmenaker Nomor 463/MEN/1993: Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah upaya perlindungan yang ditujukan agar tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja/perusahaan selalu dalam kondisi selamat dan sehat, dan agar setiap sumber produksi bisa digunakan dengan aman dan efisien.
Widodo: kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di suatu institusi atau lokasi proyek.
Hadiningrum: keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah pengawasan terhadap orang, material, dan metode yang mencakup lingkungan kerja agar pekerja tidak mengalami cedera.
Prosedur Penerapan K3 dan Fungsinya
Prosedur penerapan K3 harus diikuti oleh karyawan dan perusahaan. K3 diimplementasikan dengan mengikuti prosedur tertentu yang telah ditetapkan. Prosedur ini berlaku untuk setiap jenis perusahaan, misalnya tambang, pabrik, kantor, dan sebagainya.
Prosedur K3 harus dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, perusahaan biasanya menunjuk seseorang atau beberapa orang untuk bertugas sebagai pengawas. Hal ini dilakukan demi keselamatan para pekerja.
K3 dibuat untuk menjamin semua aktivitas di tempat kerja atau perusahaan bisa berjalan lancar. Konsep K3 ini memiliki banyak fungsi, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
Untuk pedoman mengidentifikasi dan menilai risiko serta bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja.
Untuk panduan dalam memberikan saran mengenai proses pengorganisasian, perencanaan, desain tempat kerja, dan implementasi kerja.
Untuk acuan dalam memantau kesehatan dan keselamatan tenaga kerja di lingkungan kerja.
Sebagai sarana untuk mengelola pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja dan tindakan darurat lain.
Sebagai acuan untuk membuat prosedur, metode, desain, serta program pengendalian bahaya.
Baca juga: 13 Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perusahaan
Pengertian dan prosedur penerapan K3 sangat penting untuk dipahami agar tenaga kerja bisa bekerja dengan sehat dan selamat. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)
