Pengertian Dominasi dalam Sosiologi beserta Tipe-tipenya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat, perilaku, serta perkembangan masyarakat. Salah satu contoh adalah mempelajari tentang dominasi. Secara singkat, dominasi dalam sosiologi adalah penguasaan.
Penguasaan tersebut dilakukan oleh pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah. Walaupun dominasi merupakan penguasaan, dominasi tidak sama dengan kekuasaan. Hal itu dapat terjadi karena dominasi mempunyai ciri khas tersendiri.
Pengertian Dominasi dalam Sosiologi
Dominasi merupakan salah satu istilah yang terdapat dalam kajian sosiologi. Sosiologi itu sendiri adalah bidang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang sifat, perilaku, beserta perkembangan masyarakat.
Dominasi dalam sosiologi adalah suatu pembahasan yang memiliki hubungan dengan kekuasaan suatu pihak yang kuat terhadap pihak yang lemah. Walaupun dominasi memiliki hubungan dengan kekuasaan, dominasi tetap berbeda dengan kekuasaan.
Dikutip dari buku Pengantar Sosiologi, Sunarto (2004: 74), menurut Weber, kekuasaan perlu dibedakan dengan dominasi (herrschaft). Tindakan dominasi mempunyai ciri khas tersendiri.
Kekhasan dari dominasi adalah pihak yang berkuasa memiliki wewenang sah untuk berkuasa berdasarkan aturan yang berlaku. Hal itu membuat pihak yang dikuasai wajib menaati kehendak penguasa.
Mengutip dari buku yang sama, Sunarto (2004: 74), dominasi memerlukan keabsahan (legitimacy), yaitu pengakuan atau pembenaran masyarakat terhadap dominasi tersebut. Tujuannya agar penguasa dapat melaksanakan kekuasaannya secara sah.
Tipe-Tipe Dominasi dalam Sosiologi
Ada beberapa tipe dominasi dalam kajian ilmu sosiologi. Tipe-tipe dominasi dalam sosiologi meliputi dominasi kharismatik, tradisional, serta legal-rasional.
Dikutip dari buku Buku Kantong Sosiologi SMA IPS, Raharjo (2009: 79), tiga tipe dominasi dalam ilmu sosiologi, yaitu
1. Dominasi Karismatik
Dominasi karismatik merupakan dominasi yang keabsahannya berdasarkan pada karismatik atau kewibawaan seseorang.
2. Dominasi Tradisional
Dominasi tradisional merupakan dominasi yang keabsahannya berdasarkan pada tradisi.
3. Dominasi Legal-Rasional
Dominasi legal-rasional merupakan dominasi yang keabsahannya berdasarkan pada aturan hukum yang jelas.
Baca juga: Pengertian Pemimpin dalam Sosiologi beserta Penjelasannya
Kini diketahui bahwa dominasi dalam sosiologi adalah penguasaan oleh pihak yang kuat terhadap pihak yang lemah. Penguasaan tersebut tidak terjadi secara serta-merta, melainkan ada dasar atau landasan yang menjadi keabsahan dominasi. (AA)
