Konten dari Pengguna

Pengertian, Hukum, dan Hikmah Aqiqah dalam Islam

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kambing untuk diaqiqah. Foto: unsplash.com/@nandhukumarndd
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kambing untuk diaqiqah. Foto: unsplash.com/@nandhukumarndd

Dalam agama Islam, aqiqah merupakan sebuah kegiatan menyembelih hewan untuk kelahiran seorang anak. Kenapa umat Muslim perlu melaksanakannya dan apa saja hikmah aqiqah?

Pengertian Aqiqah

Dikutip dari buku Aqiqah: Tata Cara dan Doanya karya Abu Nur Ahmad al-Khafi Anwar bin Shabri Shaleh Anwar (2021:2), pengertian aqiqah secara bahasa merupakan rambut anak yang baru lahir. Sementara secara istilah diartikan sebagai penyembelihan hewan qurban karena kelahiran seorang bayi dalam satu keluarga sebagai rasa syukur atas diberikannya keturunan oleh Allah SWT.

Hukum Aqiqah

Para ulama berselisih akan hukum dari aqiqah. Ada yang mewajibkan aqiqah, di antaranya adalah Syaikh Abdul ‘Azhim Al Badawi. Hal ini didasarkan dari sebuah hadist yang diriwayatkan dari Salman bin Amir adh-Dhabby Radhiyallahu’anhu, ia bertutur:

“Saya pernah mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Bersama seorang anak itu ada ‘aqiqahnya. Karena itu alirkanlah darah untuknya dan singkirkanlah gangguan darinya.” (HR. Ibnu Majah no. 2562, Tirmidzi no. 1551, dan Nasa’i 7/164)

Ada juga yang menyatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah, di antaranya Syaikh Utsaimin dan Imam Ahmad. Hal ini berdasarkan sebuah hadist yang diriwayatkan dari Qatadah dari Al Hasan dari Samrah dari Nabi shallallahu `alaihi wasallam, beliau bersabda,

“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, maka hendaklah disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dicukur rambutnya dan diberi nama." (HR. Tirmidzi no. 2735, Abu Dawud no. 2527, Ibnu Majah no. 3165)

Sehingga, pendapat sebagian besar ulama mengatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Namun bagi orang yang benar-benar tidak mampu, maka kewajiban aqiqah untuk anaknya gugur.

Ilustrasi kambing aqiqah. Foto: unsplash.com/@mourimoto

Hikmah Aqiqah

Terdapat berbagai hikmah yang diberikan apabila orang tua melaksanakan aqiqah atau penyembelihan hewan kurban kepada anaknya, di antaranya:

  1. Membebaskan anak dari ketergadaian

  2. Pembelaan orang tua pada hari penimbangan amal ibadah

  3. Menghindarkan anak dari musibah dan kehancuran, sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim

  4. Membayarkan hutang orang tua kepada anaknya

  5. Pengungkapan rasa gembira demi tegaknya Islam dan keluarnya keturunan yang di kemudian hari akan memperbanyak umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

  6. Melepaskan bayi dari godaan setan dalam urusan dunia dan akhirat

  7. Melestarikan sunnah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Demikian pemaparan tentang pengertian, hukum, dan hikmah aqiqah. Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan kelahiran seorang bayi dalam agama Islam. (MZM)