Konten dari Pengguna

Pengertian Ilmu Politik menurut Para Ahli

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Ilmu Politik menurut Para Ahli. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Ilmu Politik menurut Para Ahli. Sumber: pexels.com

Berbagai isu politik sering kita saksikan dalam pemberitaan baik di televisi maupun media cetak. Setiap kebijakan yang berpangaruh dalam kehidupan kita juga tidak lepas dari proses politik. Ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari teori dan praktik politik pada suatu negara.

Ilustrasi Pengertian Ilmu Politik menurut Para Ahli. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Ilmu Politik menurut Para Ahli. Sumber: pexels.com

Pengertian Ilmu Politik Menurut Para Ahli

Miriam Budiardjo, dalam bukunya Dasar Dasar Ilmu Politik (2008: 13-15), mengemukakan ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari politik atau kepolitikan. Politik adalah usaha untuk mencapai kehidupan yang baik. Pada sebuah kelompok masyarakat, dalam menghadapi terbatasnya sumber daya, perlu dicari suatu cara distribusi supaya seluruh masyarakat merasa bahagia dan puas. Cara inilah yang disebut politik.

Lebih lanjut, Miriam Budiardjo, dalam buku yang sama menjelaskan bahwa pada umumnya politik adalah usaha untuk menentukan peraturan-peraturan yang dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, supaya dapat membawa masyarakat ke arah kehidupan bersama yang harmonis.

Ilustrasi Pengertian Ilmu Politik menurut Para Ahli. Sumber: pexels.com

Selanjutnya, berdasarkan Buku Ajar Sistem Politik Indonesia oleh Andi Muh. Dzul Fadli (2017: 3-6), pengertian ilmu politik menurut para ahli adalah sebagai berikut:

Andrew Heywood:

Andrew Heywood menjelaskan bahwa politik adalah suatu kegiatan suatu bangsa yang bertujuan untuk membuat, mempertahankan, dan mengamandemen peraturan-peraturan umum yang mengatur kehidupannya, yang berarti tidak dapat terlepas dari gejala konflik dan kerjasama.

Harold Laswell

Harold Laswell menyatakan bahwa politik adalah ilmu yang mempelajari pembentukan atau pembagian kekuasaan.

Ramlan Surbakti

Ramlan Surbakti mengartikan politik sebagai interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang suatu kebaikan bersama masyarakat yang tinggal di wliayah tertentu.

Sri Soemantri

Sri Soemantri menyatakan bahwa politik adalah pelembagaan dari hubungan antar manusia yang dilembagakan dalam bermacam badan politik baik suprastruktur atau infrastruktur politik.

Beberapa konsep dari ilmu politik, antara lain:

  1. Negara (State): Suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan yang sah dan ditaati rakyatnya.

  2. Kekuasaan (Power): Kemampuan seseorang atau seuatu kelompok untuk mempengaruhi tingkah orang atau kelompok lain sesuai keinginan pelaku.

  3. Pengambilan Keputusan (Decision making): Proses pembuatan pilihan yang dilakukan secara kolektif.

  4. Kebijaksanaan (Policy): Kumpulan keputusan yang diambil seorang pelaku atau kelompok politik dalam usaha untuk mencapai suatu tujuan.

  5. Pembagian (Distribusi) atau Alokasi (Alocation): Pembagian atau penjatahan nilai-nilai (values) dalam masyarkat. Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik atau benar yang dapat bersifat konkrit atau abstrak.

Dari berbagai penjelasan tersebut, dapat kita ambil kesimpulan bahwa politik adalah suatu proses yang berkaitan dengan kekuasaan suatu pelaku atau sekelompok orang dalam suatu wilayah (negara) dalam proses pengambilan keputusan dan menentukan kebijakan yang tujuannya adalah kepentingan bersama masyarakat di negara tersebut.

Ilustrasi Pengertian Ilmu Politik menurut Para Ahli. Sumber: pexels.com

Itulah penjelasan mengenai pengertian ilmu politik menurut para ahli. Semoga dapat menambah wawasan anda mengenai politik. (IND)