Konten dari Pengguna

Pengertian Inflasi dan Cara Mengatasinya Masalah Tersebut

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian inflasi, sumber foto: unsplash.com/Sara Kurfeß
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian inflasi, sumber foto: unsplash.com/Sara Kurfeß

Inflasi adalah istilah yang sering ditemukan dalam pembahasan soal ekonomi, terutama soal makro ekonomi. Pengertian inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara terus menerus.

Hal ini tentunya jadi sesuatu yang mengkhawatirkan bagi masyarakat. Karena jika kenaikan terus terjadi maka akan membuat beban menjadi lebih besar, apalagi jika kenaikan harga terjadi pada barang-barang pokok seperti makanan.

Pengertian Inflasi

Ilustrasi pengertian inflasi, sumber foto: unsplash.com/Frederick Warren

Dikutip dari buku Kebijakan Moneter di Indonesia, Perry Warjiyo dan Solikin, (2017), dalam ekonomi, pengertian inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara terus-menerus dan dalam jangka waktu tertentu, yang menyebabkan daya beli menurun.

Inflasi bisa berdampak negatif bagi perekonomian suatu negara, seperti menurunkan kesejahteraan masyarakat, mengganggu stabilitas harga, mengurangi daya saing ekspor, dan meningkatkan kemiskinan.

Secara umum ada beberapa penyebab dari terjadinya inflasi di suatu negara, berikut adalah beberapa di antaranya,

  1. Tekanan permintaan (demand-pull inflation), yaitu ketika permintaan barang dan jasa melebihi ketersediaan atau kapasitas produksi. Hal ini bisa terjadi karena adanya pertumbuhan penduduk, kenaikan pendapatan, perubahan selera konsumen, atau kebijakan fiskal yang ekspansif.

  2. Dorongan biaya (cost-push inflation), yaitu ketika biaya produksi barang dan jasa meningkat, sehingga produsen menaikkan harga untuk menutupi kenaikan biaya. Hal ini bisa terjadi karena adanya kenaikan harga bahan baku, upah, pajak, tarif impor, atau kurs mata uang asing.

  3. Peredaran uang kartal yang tak terkendali (monetary inflation), yaitu ketika jumlah uang yang beredar di masyarakat melebihi jumlah barang dan jasa yang tersedia. Hal ini bisa terjadi karena adanya pencetakan uang baru oleh pemerintah untuk menutup defisit anggaran atau kebijakan moneter yang ekspansif.

Cara Mengatasi Inflasi di Suatu Negara

Ilustrasi pengertian inflasi, sumber foto: unsplash.com

Bagaimana cara mengatasi inflasi? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi inflasi, antara lain.

  1. Meningkatkan produktivitas barang dan jasa buatan dalam negeri, sehingga dapat memenuhi permintaan masyarakat dan menekan kenaikan harga. Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan investasi, inovasi, infrastruktur, sumber daya manusia, dan efisiensi produksi.

  2. Memaksimalkan produktivitas industri mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga dapat memberikan alternatif pilihan bagi konsumen dan meningkatkan daya saing produk lokal. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan bantuan modal, fasilitas perizinan, bimbingan manajemen, serta akses pasar.

  3. Menjaga stabilitas nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang asing, sehingga dapat mengurangi dampak inflasi impor dan menjaga daya saing ekspor.

    Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga cadangan devisa yang cukup, mengendalikan defisit transaksi berjalan, serta melakukan intervensi pasar valas jika diperlukan.

Baca juga: Mekanisme Penyusunan APBN Sesuai dengan Undang-undang

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian inflasi dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan. (WWN)