Pengertian, Jenis, dan Dampak Eksklusivisme Menurut Para Ahli

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ciri kelompok sosial, eksklusivisme adalah istilah yang memiliki banyak arti. Meski begitu, mayoritas definisi tersebut terdapat kesamaan dalam memaknai kata eksklusivisme. Kesamaannya ada pada sikap individu dan kelompok yang mengisolasikan diri terhadap pihak lainnya. Penggambaran eksklusivisme dalam kehidupan sehari-hari sangat mudah untuk ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut El Rais, pengertian eksklusivisme adalah serangkaian pemahaman yang berkecenderungan untuk memisahkan diri dari masyarakat. secara umum, eksklusivisme merupakan suatu paham yang memiliki kecondongan untuk merangkak mengaleniasi diri dari masyarakat, di mana perihal ini tanda-tanda yang kasat mata dapat dilihat secara langsung.
Jenis-jenis Eksklusivisme
Berikut adalah jenis-jenis eksklusivisme yang dikutip dari buku Pengantar Sosiologi karya Trisni Andayani, Ayu Febryani, dan Dedi Andriansyah (2020).
Bidang keagamaan merupakan suatu sikap fanatik, eksklusif, dan diskriminasi terhadap kelompok, golongan agama tertentu yang menganggap rendah kelompok agama lain. Pandangan yang mendasari sikap eksklusivisme ini adalah kesalahan dari beberapa individu maupun kelompok yang kemudian dihakimi dengan pandangan rendah untuk kelompok tersebut.
Bidang kebudayaan adalah sekelompok orang yang memilih hidup di tempat terpencil guna memisahkan dirinya dari masyarakat karena jika nanti berbaur dengan masyarakat umum mereka akan terpengaruh oleh budaya yang berada di luar dirinya. Ketakutan inilah yang membuat ia memilih untuk memisahkan diri dari masyarakat pada umumnya supaya unsur budayanya tidak terkontaminasi dengan pengaruh lain.
Dampak Eksklusivisme
Dampak Positif
Timbulnya keadaan dalam masyarakat yang dengan ketertutupannya tersebut tetap dapat mempertahankan kebudayaan yang berada dalam kelompoknya.
Adanya anggapan bahwa dalam diri individu-individu bahwasanya kelompok tersebut adalah kelompok yang paling baik dan wajib dipertahankan.
Mempunyai kemampuan untuk membedakan dirinya dengan orang lain di sekitarnya.
Adanya keyakinan yang teguh terhadap kelompoknya sehingga tidak mudah terbawa arus yang dibawa oleh kelompok lain.
Dampak Negatif
Adanya anggapan dalam diri individu bahwa kepentingan kelompoknya ialah kepentingan yang paling utama di atas kepentingan lainnya.
Individu cenderung tertutup dengan dunia luar dan sulit terpengaruh budaya lain.
Rawan terjadi konflik dalam internal kelompok.
(Anne)
