Konten dari Pengguna

Pengertian Neokolonialisme dan Bentuk Caranya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Neokolonialisme adalah.  Sumber Unsplash/Kevin Olson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Neokolonialisme adalah. Sumber Unsplash/Kevin Olson

Neokolonialisme menandakan penjajahan baru di era modern. Neokolonialisme adalah istilah saat suatu negara tidak menjalankan kebijakan ekonomi dan politik sesuai konsepsi nasional.

Pada negara merdeka, kekuatan kolonialisme lama tidak akan serta-merta menghilang. Kolonialisme lama, dengan bantuan kolonialisme global, akan terus-menerus melemahkan kemerdekaan negara baru itu.

Neokolonialisme adalah Bentuk Baru dari Imperialisme

Ilustrasi Neokolonialisme Sumber Unsplash/Redcharlie

Berbeda dengan kolonialisme sebelum Perang Dunia, neokolonialisme lebih terlihat bersih dan antiperang. Berdasarkan buku Kolonialisme: Eksploitasi dan Pembangunan Menuju Hegemoni, Miftakhuddin (2019:115), pengertian neokolonialisme adalah sebagai berikut.

Bila diproyeksikan ke pengalaman kolonial terdahulu, neokolonialisasi adalah praktik kapitalis dalam mengontrol suatu negara. Tidak ada kepentingan menjajah dengan mengirim tentara sebagai pengganti kontrol militer langsung. Meski begitu, neokolonialisme tetap membidik wilayah potensial.

Sistem kapitalis diwujudkan dalam bidang budaya, linguistik, maupun media. Adapun sifatnya sama, yaitu dominasi dan hegemoni.

Faktor Penyebab Munculnya Neokolonialisme

Ilustrasi Neokolonialisme Sumber Unsplash/Kevin Olson

Proses neokolonialisme masuk melalui globalisasi. Adapun faktor penyebab munculnya neokolonialisme adalah sebagai berikut:

  1. Populernya nasionalisme di berbagai kelas masyarakat.

  2. Terbentuknya federasi-federasi pendukung emansipasi negara terjajah.

  3. Deklarasi-deklarasi kemerdekaan negara-negara terjajah yang diikuti pengakuan kedaulatan.

Mengetahui Bentuk Cara Neokolonialisme

Ilustrasi Neokolonialisme Sumber Unsplash/redcharlie

Neokolonialisme adalah imperialisme terselubung. Dikutip dari Bung Karno: Nasionalisme, Demokrasi dan Revolusi, Rudi Hartono, Ulfa Ilyas (2013:4), bentuk cara yang digunakan antara lain berikut ini.

  1. Penciptaan rezim boneka melalui pemaksaan (kudeta militer) atau pemilihan-pemilihan yang direkayasa.

  2. Menciptakan pertikaian diantara massa rakyat di negara bekas jajahan (kelanjutan divide et impera).

  3. Menghasut pemisahan satu bagian wilayah bekas jajahan dengan dalih self determination.

  4. Penciptaan kekacauan atau subversi.

  5. Memperkuat kepentingan ekonomi melalui perdagangan dan investasi.

  6. Blokade atau embargo ekonomi.

  7. Penyusup berkedok agama dan kemanusiaan melalui serikat buruh, organisasi kebudayaan, lembaga filantropis, dan korps-korps perdamaian.

  8. Media massa penyebar propaganda.

  9. Kedutaan-kedutaan kolonial dan misi-misi terselubung. Biasanya, lembaga ini melakukan spionase pelemahan negara tertentu.

  10. Lembaga pemberi bantuan (World Bank, IMF, dan WTO).

  11. Militer dan kepolisian, yang dibina melalui latihan di negeri imperialis.

Baca juga: Mengenal Cara Mengatasi Neokolonialisme yang Efektif

Neokolonialisme adalah bentuk penguasaan tidak langsung melalui bidang politik, ekonomi, sosial, militer, dan teknik. Neokolonialisme menjadi transformasi kolonialisme dalam bentuk-bentuk yang lebih halus.(DK)