Konten dari Pengguna

Pengertian Proporsi dan Perannya di dalam Seni Rupa

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi proporsi adalah perbandingan yang harmonis. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proporsi adalah perbandingan yang harmonis. Foto: Pixabay

“Proporsi konsumsi BBM non-subsidi di Makassar Meningkat Signifikan”, kamu pasti pernah mendengar kalimat yang menggunakan kata “proporsi” dalam bahasa Indonesia, kan? Proporsi adalah salah satu kata yang cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Lantas, sudahkah kamu memahami arti dari proporsi? Untuk mengetahuinya, simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Proposisi

Ilustrasi proporsi dalam seni rupa. Foto: Pexels

Dikutip dari situs resmi KBBI, proporsi memiliki tiga pengertian, yaitu perbandingan, bagian, dan perimbangan.

Di dalam seni rupa, proporsi adalah hubungan antar bagian dari suatu benda atau hubungan antara suatu bagian dengan benda secara keseluruhan. Sederhananya, proporsi merupakan bagian (persentase) dari suatu kejadian khusus dari keseluruhan data.

Proporsi berlaku untuk kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah hukum proporsi alam yang menerangkan bahwa bintang bersinar di malam hari, air sungai mengalir ke laut, dan lain sebagainya.

Perbandingan merupakan dasar dari sistem proporsi. Suatu hal yang mempunyai nilai tetap bisa digunakan sebagai pembanding untuk hal yang lainnya. Hal itu yang membuat sistem proporsi menghasilkan hasil yang matematis dan geometris.

Pengertian Proporsi di dalam Seni Rupa

Ilustrasi proporsi adalah perbandingan harmonis dan ideal dari sesuatu. Foto: Pixabay

Sebuah karya seni sangat membutuhkan proporsi, agar karya itu memiliki nilai estetika yang tinggi kesan yang seimbang. Hal itu karena setiap hal yang mengandung proporsi berarti akan memiliki keseimbangan yang ideal (benar, pantas, dan sesuai) di antara setiap unsurnya.

Jika suatu gambar tidak memiliki proporsi, maka gambar itu akan menjadi kurang seimbang, entah dari pewarnaan maupun bentuknya.

Adapun hal yang berkaitan dengan proporsi di dalam seni rupa adalah lebar, panjang, tinggi, luas, dan ukuran kanvas. Ya, proporsi digunakan untuk mempertimbangkan perbandingan bidang kanvas atau kertas dengan objek yang akan digambar atau dilukis.

Contoh Proporsi di dalam Seni Rupa

Ilustrasi proporsi dalam seni rupa. Foto: Pexels

Salah satu karya seni rupa yang cukup menantang untuk dilukis adalah tubuh manusia. Nah, untuk menggambar tubuh manusia, inilah proporsi yang disarankan berdasarkan setiap tingkatan usia:

  • Usia 1-3 tahun = proporsi tubuh 1 : 4 tinggi kepala

  • Usia 4-6 tahun = proporsi tubuh 1 : 5 tinggi kepala

  • Usia 7-13 tahun = proporsi tubuh 1 : 6 tinggi kepala

  • Usia 14-17 tahun = proporsi tubuh 1 : 7 tinggi kepala

  • Usia 18-45 tahun = proporsi tubuh 1 : 8 - 8,5 tinggi kepala

Kesimpulannya, di dalam seni rupa, proporsi adalah perbandingan yang harmonis dan ideal di antara setiap bagian benda yang menjadi objek gambar.

Baca Juga: Prinsip Estetik dalam Seni Rupa: Kesatuan hingga Proporsi

(BRP)

Frequently Asked Question Section

Apa itu proporsi dalam seni rupa?

chevron-down

Di dalam seni rupa, proporsi adalah hubungan antar bagian dari suatu benda atau hubungan antara suatu bagian dengan benda secara keseluruhan.

Apa hukum proporsi alam?

chevron-down

Hukum proporsi alam yang menerangkan bahwa bintang bersinar di malam hari, air sungai mengalir ke laut, dan lain sebagainya.

Apa saja hal yang berkaitan dengan proporsi dalam seni rupa?

chevron-down

Adapun hal yang berkaitan dengan proporsi di dalam seni rupa adalah lebar, panjang, tinggi, luas, dan ukuran kanvas.