Pengertian Rekursi dalam Ilmu Komputer

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, pengertian rekursi ialah proses pengulangan. Proses ini dikenal di berbagai cabang ilmu. Salah satunya adalah ilmu komputer.
Dalam ilmu komputer, rekursi berkaitan dengan pemograman. Lebih tepatnya, rekursi merupakan perulangan pada suatu fungsi.
Pengertian Rekursi
Menurut buku Pemograman Gui di Gnu / Linux Menggunakan Glade, Ema Utami, S.i, M.Kom, dkk (2004: 51), pengertian rekursi adalah proses yang bisa memanggil dirinya sendiri. Bentuk rekursi merupakan alternatif dari bentuk iterasi atau perulangan.
Selain itu, rekursi juga bisa diartikan sebagai fungsi atau algoritma untuk menyelesaikan masalah tertentu dengan lebih mudah. Bahkan, fungsi ini bisa dianggap mudah dipahami daripada bentuk iteratif.
Fungsi rekursi juga dianggap lebih sederhana karena hanya menggunakan lebih sedikit kode. Hal ini juga akan mempengaruhi proses pembacaan.
Rekursi mempunyai dua aspek yang harus dimiliki. Kedua aspek tersebut adalah fungsi ini harus memahami kapan pemanggilan dirinya sendiri harus berhenti serta kapan proses tersebut harus dilakukan lagi setelahnya.
Sayangnya, hal ini yang kerap terlewatkan oleh para pemula. Hal ini disebabkan pemula menganggap fungsi rekursi akan berhenti bila fungsi mencapai angka 0. Padahal, proses bisa tetap berjalan menuju angka negatif. Itulah mengapa pemula harus benar-benar memperhatikan kedua aspek ini.
Baca juga: 6 Tahapan Melakukan Pemrograman dalam Komputer
Jenis-jenis Rekursi
Ada beberapa jenis rekursi dalam pemograman komputer. Berikut penjelasannya.
1. Tower of Hanoi
Dengan algoritma ini, tumpukan cakram dari suatu tiang ke tiang lain bisa dipindahkan dengan mudah. Bagaimanapun juga, cakram lebih kecil tak boleh berada di bawah cakram lebih besar serta hanya satu cakram yang bisa dipindahkan pada suatu waktu.
2. Eksponensial
Dengan algoritma ini, berbagai masalah bisa dipecahkan dengan lebih efisien. Algoritma ini sendiri digunakan untuk menghitung hasil dari operasi eksponensial. Caranya dengan memanggil dirinya sendiri.
3. Faktorial
Algoritma ini digunakan untuk menghitung faktorial bilangan. Jadi, suatu bilangan yang ditulis dengan “n!” merupakan hasil perkalian dari seluruh angka bulat positif hingga n.
4. DFS of Graph
DFS digunakan untuk mencari struktur data graf denan cara rekursi. Jadi, algoritma ini akan mengikuti jalur yang ada untuk mengunjungi simpul dalam graf sebelum kembali lagi.
Itulah pengertian rekursi dan jenis-jenisnya dalam ilmu komputer. Semoga bisa membantu para pemula. (LOV)
