Pengertian Riketsia Lengkap dengan Gejala yang Patut Diwaspadai

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyakit riketsia merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh serangga parasit yang membuat tubuh mengalami ruam dan gatal. Berikut ini penjelasan tentang pengertian riketsia, lengkap dengan gejalanya yang perlu kita waspadai.
Pengertian Riketsia beserta Gejalanya
Riketsia merupakan salah satu penyakit yang disebarkan oleh kutu, tungau dan serangga kecil yang membawa bakteri familia Rickettsiae. Penyakit ini timbul dengan tanda ruam pada kulit yang dapat menyebar hingga ke sekujur tubuh.
Dalam buku 1000+ Bencana Terburuk di Dunia karya Yusup Somadinata (2015:79), riketsia atau tifus adalah berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri familia Rickettsiae. Penyakit ini disebarkan oleh arthropoda, khususnya kutu, tungau, dan caplak. Terdapat tiga jenis tifus utama, antara lain tifus endemik, tifus epidemik, dan tifus belukar.
Dari ketiga jenis penyakit riketsia tersebut, jenis tifus epidemik menjadi salah satu jenis penyakit riketsia yang banyak muncul di daerah bencana, seperti yang dijelaskan dalam buku berjudul Why? Useful & Harmful Insect - Serangga Bermanfaat dan Serangga Berbahaya yang disusun oleh Yea Rim Dang (2021: 98).
Masih mengutip dari buku tersebut, bahwa tifus dapat menyebar dengan cepat dalam masa perang atau bencana. Tifus epidemik adalah penyakit yang timbul akibat patogen Rickettsia prowazekii yang dibawa kutu. Gejala penyakit riketsia adalah demam tinggi dan ruam yang menyebar mulai dari wajah, tangan hingga ke sekujur tubuh. Tak hanya itu, terdapat gejala lainnya yang dapat timbul pada penderita riketsia, antara lain:
gemetar
sakit kepala dan linglung
napas cepat,
nyeri otot dan tubuh,
batuk,
mual dan muntah
Penyakit riketsia ini rupanya dapat dicegah sedini mungkin dengan beberapa hal. Seperti yang dilansir dalam situs resmi www.ncbi.nlm.nih.gov yang di diakses pada 29 November 2021 menyebutkan bahwa pencegahan penyakit riketsia dapat dilakukan dengan menghindari paparan gigitan kutu dan caplak, terutama ketika tinggal atau bepergian ke daerah endemik.
Anda dapat mencegah gigitan kutu penyebab riketsia dengan penggunaan pakaian lengan panjang saat melakukan kegiatan luar ruangan dan menggunakan anti serangga untuk meminimalisir risiko infeksi riketsia.
Pengertian riketsia lengkap dengan gejala dan cara pencegahannya dapat kita jadikan sebagai wawasan yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit yang mungkin terjadi di sekitar kita. (DAP)
