Pengertian Rukun Iman dan Maknanya dalam Ajaran Islam

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian rukun iman dalam ajaran Islam adalah dasar dari kepercayaan yang wajib diamalkan oleh seorang muslim. Rukun iman juga bisa dijadikan sebagai pedoman umat muslim dalam menjalankan ibadah.
Rukun iman sendiri ada enam, mulai dari iman kepada Allah SWT hingga iman kepada qada dan juga qadar. Masing-masing rukun iman memiliki makna tersendiri yang harus dipahami oleh seorang muslim.
Pengertian Rukun Iman dan Maknanya
Dikutip dari buku Hidup Bersama Al-Quran 2, M. Quraish Shihab & Najelaa Shihab, (Lentera Hati), dijelaskan bahwa pengertian dari rukun iman adalah enam hal yang harus dipenuhi oleh seorang muslim.
Dengan meyakini rukun-rukun tersebut, maka tegaklah iman seorang muslim. Enam rukun iman, yaitu iman kepada Allah, iman kepada malaikat, iman kepada kitab-kitab Allah, iman kepada nabi dan rasul, iman kepada hari kiamat, serta iman kepada qada dan qadar.
Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang makna dari masing-masing rukun iman. Makna tersebut harus benar-benar dipahami oleh umat muslim.
1. Iman kepada Allah
Iman kepada Allah adalah rukun iman yang pertama dan paling utama. Iman kepada Allah berarti mempercayai bahwa Allah adalah Tuhan yang Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya, yang menciptakan dan mengatur segala sesuatu.
2. Iman kepada Malaikat
Iman kepada malaikat adalah rukun iman yang kedua. Iman kepada malaikat berarti mempercayai bahwa malaikat adalah makhluk ciptaan Allah yang tidak memiliki gender, yang senantiasa taat kepada Allah, yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia.
Malaikat yang diciptakan memiliki tugas-tugas tertentu. Misalnya, mencatat amal kebaikan, menjaga neraka maupun menjaga surga.
3. Iman kepada Kitab-kitab Allah
Iman kepada kitab-kitab Allah adalah rukun iman yang ketiga. Iman kepada kitab-kitab Allah berarti mempercayai bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitab suci sebagai pedoman hidup bagi manusia melalui para nabi dan rasul-Nya.
4. Iman kepada Nabi dan Rasul
Iman kepada nabi dan rasul adalah rukun iman yang keempat. Iman kepada nabi dan rasul berarti mempercayai bahwa Allah telah mengutus para nabi dan rasul sebagai pembawa risalah-Nya.
Nabi dan rasul juga sebagai teladan bagi umat manusia, sebagai saksi atas kebenaran agama Islam, dan sebagai penjaga kitab-kitab suci.
5. Iman kepada Hari Kiamat
Iman kepada hari kiamat adalah rukun iman yang kelima. Iman kepada hari kiamat berarti mempercayai bahwa akan datang suatu hari di mana seluruh alam semesta dan isinya akan binasa.
Pada hari kiamat seluruh manusia akan dibangkitkan dari kubur untuk dihisab (diperhitungkan) amal perbuatannya.
6. Iman kepada Qada dan Qadar
Iman kepada qada dan qadar adalah rukun iman yang keenam. Iman kepada qada dan qadar berarti mempercayai bahwa Allah telah menetapkan segala sesuatu yang terjadi di alam ini dengan hikmah dan kebijaksanaan-Nya.
Baca juga: Pengertian Hibah, Rukun, dan Syarat Sahnya
Demikianlah pengertian rukun iman dan maknanya dalam ajaran Islam. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan tentang dasar-dasar keimanan kita sebagai muslim. (WWN)
