Pengertian Survei Geokimia dan Metodenya yang Sering Digunakan

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Survei geokimia termasuk ke dalam materi Sistem Informasi Geografis (SIG). Oleh karena itu, penting bagi seseorang yang sedang belajar SIG untuk memahami pengertian survei geokimia dan metodenya yang sering digunakan.
Metode survei geokimia penting untuk diketahui karena pada dasarnya survei ini terdiri dari beberapa tipe. Artinya, setiap tipe memiliki metode dan pendekatan yang berbeda-beda.
Pengertian Survei Geokimia dan Metodenya
Mengutip dari buku Pemetaan Potensi Mineralisasi Timah Primer dengan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis, Franto (2020:60), survei geokimia merupakan penerapan praktis prinsip-prinsip geokimia teoritis pada eksplorasi mineral dengan tujuan agar mendapatkan endapan mineral baru dari logam yang dicari dengan metoda kimia.
Adapun metoda tersebut meliputi pengukuran sistematik satu atau lebih unsur kimia pada batuan, stream sediment, tanah, air, vegetasi, dan udara. Metode ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan beberapa dispersi unsur normal yang disebut anomali. Harapannya untuk menunjukkan mineralisasi yang ekonomis.
Selain itu, pengertian survei geokimia lainnya juga dapat diartikan sebagai metode yang digunakan untuk mencari endapan mineral dengan didasarkan pada pengukuran secara sistematik pada satu atau lebih pada aspek kimiawi material-material di alam.
Adapun metode survei geokimia yang sering digunakan berdasarkan tipenya adalah sebagai berikut.
1. Survei Sedimen Sungai Aktif
Survei ini banyak digunakan untuk program penyelidikan pendahuluan, terutama di daerah yang medannya sulit. Di daerah tropis, pengambilan conto sedimen sungai bisa dilakukan bersamaan dengan pengamatan geologi dari float dan batuan dasar yang tersingkap.
Empat variasi yang digunakan dalam survei sedimen sungai aktif antara lain:
Prospek mineral berat tanpa analisis kimia.
Analisis konsentrasi mineral berat dari sedimen sungai.
Analisis fraksi halus dari sedimen sungai.
Analisis beberapa fraksi selain fraksi terhalus dari sedimen sungai.
2. Survei Tanah
Warna tanah dan perbedaan komposisi adalah indikator yang penting untuk berbagai kandungan logam. Contohnya seperti tanah organik dan anorganik, di mana reaksinya akan berbeda terhadap logam.
Survei tanah terdiri dari analisis conto tanah yang umumnya diambil dari horizon tanah khusus. Setelahnya, diayak untuk mendapatkan ukuran fraksi tertentu. Umumnya, contoh diambil pada pola kisi atau grid yang beraturan.
3. Survei Batuan
Survei batuan bisa dilakukan sendiri untuk mendeteksi kemungkinan dispersi primer yang berasosiasi dengan bijih. Survei ini dapat digunakan untuk prospeksi mineralisasi pada kondisi seperti:
Prospeksi bijih yang menghasilkan pola dispersi batuan dasar yang luas. Contohnya seperti Si, K, F, Cl dapat dijumpai pada lingkaran alterasi yang ekstensif mengitari bijih hidrotermal.
Prospeksi untuk endapan yang luas berkadar rendah. Contohnya endapan Cu yang tersebar atau endapan Sn yang tersebar yang pengenalannya tidak mungkin dilakukan dari contoh setangan karena kadarnya rendah atau mineral yang dicari tidak terlihat.
Baca Juga: Pengertian Daur Biogeokimia dan Apa Saja Manfaatnya bagi Bumi
Demikian pengertian survei geokimia dan metodenya yang bisa disimak. (Anne)
