Pengertian Tokoh Utama dan Tokoh Pembantu atau Tambahan

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sebuah prosa atau karya fiksi seperti cerpen maka para pembaca akan menemui beberapa tokoh di dalamnya. Tokoh pada dasarnya dapat diartikan sebagai seseorang yang terlibat dalam sebuah cerita. Dikutip dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 4, Christiana Umi (2020: 258), tokoh dalam sebuah karya atau cerita dikelompokan menjadi 2 jenis, yakni tokoh utama dan tokoh tambahan.
Namun sudahkah kamu tahu apa pengertian tokoh utama dan tokoh pembantu atau tambahan tersebut?
Pengertian Tokoh Utama dan Tokoh Pembantu atau Tambahan dalam Cerita Fiksi
Agar para pelajar bisa membedakan tokoh-tokoh dalam cerita fiksi berdasarkan jenisnya masing-masing, maka simaklah pengertia tokoh utama dan tokoh pembantu atau tambahan berikut ini:
Tokoh utama merupakan sebutan bagi tokoh yang memiliki peran penting dalam sebuah cerita. Dengan kata lain tokoh utama ialah tokoh yang dikisahkan dalam cerita tersebut atau disebut sebagai pusat cerita. Ciri dari tokoh utama ialah dimana tokoh atau perannya sering di tampilkan dalam berbagai kejadian dan mendominasi sebuah cerita. Disamping itu, sebagai pusat cerita maka tokoh utama akan tampil dari awal dimulainya cerita hingga akhir cerita.
Tokoh pembantu atau tambahan merupakan sebutan bagi tokoh yang berperan untuk menunjang kisah dari tokoh utama. Secara umum kehadirannya tidak sepenting tokoh utama namun mampu menunjang jalan cerita yang bersangkutan dengan pemeran utama agar semakin menarik. Ciri umum tokoh pembantu atau tokoh tambahan ialah dimana kehadirannya hanya muncul sesekali dan tidak sesering tokoh utama, dan umumnya tampil di tengah cerita saat tokoh utamanya telah dikenali.
Selain dibedakan berdasarkan peranannya dalam sebuah cerita, tokoh-tokoh dalam sebuah karya sastra fiksi juga dapat dikelompokan menjadi 2 jenis berdasarkan karakter atau sifat dari masing-masing tokoh, yakni yang bersifat protagonis (memiliki sifat atau perangai baik), dan antagonis (memiliki sifat atau perangai buruk/jahat).
Setelah membaca ulasan singkat tadi, semoga para pelajar bisa semakin memahami pengertian tokoh utama dan tokoh pembantu atau tambahan dalam sebuah karya sastra fiksi baik berupa cerpen ataupun drama dan lain sebagainya. Semoga informasi tadi bermanfaat! (HAI)
