Penyajian Data Penelitian dalam Bentuk Diagram Batang

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dikutip dari buku Matematika untuk SMA - MA Kelas XI Program IPA KTSP 2006, statistika merupakan metode pengumpulan data, penyusunan data, pengolahan atau pemrosesan data, penganalisisan, dan penarikan kesimpulan. Penyajian data statistik dapat dilakukan dengan menggunakan diagram batang.
Diagram batang merupakan bentuk penyajian data statistik dalam bentuk batang persegi panjang. Penyajian data statistik dalam bentuk diagram batang memudahkan perbandingan antara kumpulan data-data yang berbeda.
Jenis-jenis Diagram Batang dalam Ilmu Statistik
Diagram batang dalam penyajian data dapat dibagi menjadi dua, yaitu diagram batang tegak dan diagram batang mendatar. Pada diagram batang tegak, sumbu datar digunakan untuk menyatakan atribut dan sumbu tegak digunakan untuk menyatakan nilai data. Contoh diagram batang tegak berikut:
Berdasarkan diagram batang tegak di atas, sumbu tegak (sumbu y) menyatakan jumlah mobil yang telah terjual (kuantitatif), sedangkan sumbu mendatar (sumbu x) menyatakan merk mobil yang telah terjual (kualitatif).
Pada diagram batang mendatar, sumbu datar digunakan untuk menyatakan nilai data dan sumbu tegak digunakan untuk menyatakan atribut.
Contoh diagram batang mendatar berikut:
Berdasarkan diagram batang mendatar di atas, sumbu tegak (sumbu y) menyatakan merk mobil yang telah terjual (kualitatif) dan sumbu mendatar (sumbu x) menyatakan jumlah mobil yang telah terjual (kuantitatif).
Sebelum menyajikan data statistik dalam bentuk diagram batang, beberapa hal yang perlu kamu perhatikan adalah:
Lebar setiap batang harus sama
Jarak antara batang-batang yang berdekatan harus sama
Tinggi setiap batang harus sebanding dengan besar informasi yang ditampilkan
Semua batang harus berdiri pada sumbu mendatar sama (untuk diagram batang tegak)
Selamat mencoba! (CL)
