Konten dari Pengguna

Perbedaan antara Aib Dzahir dan Aib Tersembunyi

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa perbedaan antara “aib dzahir” dan “aib tersembunyi”? Sumber: pexels/despoina apostolidou
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa perbedaan antara “aib dzahir” dan “aib tersembunyi”? Sumber: pexels/despoina apostolidou

Secara etimologi, عَيْبٌ ‘aib memiliki arti kekurangan atau cela. Lalu, apa perbedaan antara “aib dzahir” dan “aib tersembunyi”?

Kata aib dalam KBBI daring memiliki makna malu, cela, noda, salah, dan keliru. Pada intinya, aib adalah sebuah istilah keburukan yang harus dihindari oleh umat muslim.

Apa Perbedaan antara “Aib Dzahir” dan “Aib Tersembunyi” menurut Hadist?

Ilustrasi apa perbedaan antara “aib dzahir” dan “aib tersembunyi”? Sumber: pexels/artem podrez

Mengenai aib, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al-Ḥujurāt [49]:12 yang dapat diakses melalui laman quran.kemenag.go.id.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang. Al-Ḥujurāt [49]:12

Sebagai muslim, sudah sewajibnya menutup segala aibnya.

Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa menghilangkan kesusahan seorang muslim, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahannya di hari Kiamat. Barangsiapa menutup aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutup aibnya di Hari Kiamat. Allah selalu menolong seorang hamba selama dia menolong saudaranya." (HR. Muslim).

Dalam hadist lain, Rasulullah saw juga bersabda, "Tidaklah seseorang melihat aib saudaranya lalu dia menutupinya, kecuali dia akan masuk surga." (HR. Thabrani).

Hadis tersebut menegaskan bahwa orang yang menutup aib saudaranya akan dijamin masuk surga.

Aib adalah sebuah keburukan yang sepatutnya bersifat rahasia. Meski begitu, menurut sifatnya, macam-macam aib dibedakan menjadi aib dzahir dan aib tersembungi. Perbedaan antara “aib dzahir” dan “aib tersembunyi” adalah sebagai berikut.

  • Aib Dzahir, yakni aib yang nampak dan dapat diketahui secara fisik atau lahir jika diperhatikan dengan seksama. Contohnya adalah cacat pada barang dagangan, misalnya buah-buahan yang busuk.

  • Aib Tersembunyi, yakni aib yang tidak nampak, karena disembunyikan atau dirahasiakan. Aib inilah yang sering disematkan kepada manusia. Aib inilah yang seharusnya disembunyikan agar tidak menimbulkan keburukan lebih. Misalnya, menimbulkan malu bagi pelaku aib.

Baca Juga: Apa Hukum Membuka Aib Orang Lain dalam Islam? Ini Penjelasannya

Demikian jawaban dari pertanyaan apa perbedaan antara “aib dzahir” dan “aib tersembunyi”. Semoga dapat dijadikan sebuah pengetahuan agar sesama muslim wajib menuntupi aib saudaranya. (ARD)