Konten dari Pengguna

Perbedaan Empati dan Simpati dalam Hubungan Sosial

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan empati dan simpati. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan empati dan simpati. Foto: Pexels

Empati dan simpati merupakan dua konsep yang sering digunakan dalam menjalin hubungan sosial di kehidupan bermasyarakat. Kedua konsep ini berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk merasakan atau memahami perasaan orang lain.

Meski keduanya terlihat mirip, empati dan simpati memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Memahami perbedaan empati dan simpati dapat membantu seseorang dalam membangun hubungan sosial yang sehat dan bermakna.

Pengertian Empati dan Simpati

Ilustrasi perbedaan empati dan simpati. Foto: Pexels

Empati dan simpati adalah dua konsep yang sering digunakan dalam interaksi sosial, tetapi memiliki perbedaan tersendiri. Hal tersebut dapat dilihat dari definisi keduanya.

Empati

Empati adalah kemampuan seseorang untuk memahami, merasakan, dan ikut mengalami perasaan orang lain. Orang yang berempati tidak hanya mengetahui perasaan orang lain, tetapi juga berusaha menempatkan diri dalam posisi mereka.

Menggunakan empati dalam hubungan interpersonal akan memberikan efek yang positif dalam menjalin rasa kebersamaan. Kemampuan ini dapat membantu seseorang untuk memahami situasi atau perasaan orang lain, membangun rasa solidaritas, dan membantu dalam memberi dukungan emosional yang tepat.

Simpati

Jika empati melibatkan perasaan yang lebih mendalam, simpati umumnya hanya dianggap sebagai perasaan iba. Simpati diartikan sebagai perasaan iba, belas kasihan, atau kepedulian terhadap orang lain tanpa harus merasakan perasaan mereka secara langsung.

Ketika seseorang bersikap simpati, mereka mungkin tak merasakan secara langsung apa yang dirasakan oleh orang tersebut, tetapi mereka merasa peduli dan mampu memberikan dukungan yang sesuai dengan situasi.

Baca Juga: Bacaan Bilal Tarawih Lengkap dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya

Perbedaan Empati dan Simpati

Ilustrasi perbedaan empati dan simpati. Foto: Pexels

Mengutip buku The Magnetic You: Seni Membangun Persona Autentik yang Magnetik karya Magdalena I. Ovi, berikut perbedaan antara empati dan simpati yang perlu dipahami.

Empati

  • Mendengarkan secara efektif tanpa memberi saran atau nasihat.

  • Menempatkan diri pada sudut pandang lawan bicara dengan melakukan refleksi terhadap apa yang disampaikan.

  • Hadir untuk memahami.

  • Fokus pada sikap dan perilaku non-verbal.

  • Empati bisa muncul walau belum pernah mengalami apa yang dialami orang lain.

  • Kerap terjadi dalam hubungan pribadi.

Simpati

  • Memberi saran dan nasihat tanpa diminta.

  • Memahami dari sudut pandang sendiri.

  • Memunculkan perasaan kasihan dan iba.

  • Berfokus pada pernyataan verbal dan lisan.

  • Merasaan pernah ada di posisi yang sama dengan orang lain sehingga ada kecenderungan membandingkan dengan diri sendiri.

  • Kerap terjadi dalam hubungan pertemanan, keluarga, dan masyarakat.

(SA)