Konten dari Pengguna

Perkembangbiakan Generatif, Proses, dan Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perkembangbiakan Generatif. Unsplash.com/Per Lööv
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perkembangbiakan Generatif. Unsplash.com/Per Lööv

Perkembangbiakan generatif adalah sebuah metode reproduksi pada tumbuhan. Metode ini melibatkan pertemuan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina untuk menghasilkan tumbuhan baru.

Proses ini terjadi pada tumbuhan yang berbunga (Angiospermae) ataupun pada tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae). Perkembangbiakan generatif sering disebut juga sebagai perkembangbiakan seksual karena melibatkan pembuahan.

Proses Perkembangbiakan Generatif

Ilustrasi Perkembangbiakan Generatif. Unsplash.com/Johnny Brewer

Dikutip dari aroya.io, keunggulan dari proses perkembangbiakan generatif adalah menghasilkan keturunan dengan sifat yang bervariasi. Hal ini membuat tumbuhan dapat beradaptasi secara lebih baik terhadap perubahan lingkungan.

Proses perkembangbiakan ini umumnya melalui beberapa tahapan utama, diantaranya:

1. Penyerbukan

Penyerbukan merupakan proses jatuhnya serbuk sari dari kepala sari di atas kepala putik. Penyerbukan bisa terjadi secara alami atau dengan bantuan alam seperti angin, air, atau serangga seperti lebah dan kupu-kupu.

2. Pembuahan

Setelah fase penyerbukan, serbuk sari akan membentuk buluh serbuk sari yang mengantarkan sel sperma menuju bakal biji baru. Di dalam bakal biji inilah nantinya akan terjadi pembuahan, yaitu peleburan antara sel kelamin jantan dan betina.

3. Pembentukan Biji dan Buah

Hasil dari fase pembuahan akan berkembang menjadi terbentuknya biji. Pada tumbuhan yang berbunga, biji biasanya dilindungi oleh buah. Biji ini nantinya akan tumbuh menjadi tumbuhan baru apabila jatuh di tempat yang sesuai.

Contoh Tumbuhan yang Mengalami Perkembangbiakan Generatif

Ilustrasi Perkembangbiakan Generatif. Unsplash.com/Walter Sturn

Terdapat banyak jenis tumbuhan yang mengalami perkembangbiakan secara generatif, di antaranya:

  • Tomat (Solanum lycopersicum)

  • Jagung (Zea mays)

  • Bunga Matahari (Helianthus annuus)

  • Padi (Oryza sativa)

  • Mangga (Mangifera indica)

Perkembangbiakan generatif merupakan proses alami yang penting untuk menjaga keberagaman genetik tumbuhan. Proses perkembangbiakan ini melalui tahap penyerbukan, pembuahan, dan pembentukan biji.

Proses ini membuat tumbuhan menghasilkan keturunan yang bervariasi dari sifatnya. Dengan teknik yang tepat, penyerbukan dapat dimaksimalkan untuk mendapatkan hasil tumbuhan yang lebih baik.

Memahami proses dan contoh perkembangbiakan generatif bermanfaat untuk pembelajaran biologi. Selain itu juga dapat membantu dalam bidang pertanian dan perkebunan. (Aya)

Baca juga: Fase-Fase Pembelahan Mitosis dan Penjelasannya