Tekno & Sains
·
4 Desember 2020 8:26

Proses Terjadinya Hujan di Bumi

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Proses Terjadinya Hujan di Bumi (253544)
searchPerbesar
Proses terjadinya hujan Foto: Freepik
Proses terjadinya hujan ternyata tidak terjadi secara begitu saja. Ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum terjadi hujan. Hujan merupakan bentuk dari proses presipitasi yang menjadi bagian dalam siklus hidrologi. Hujan berupa titik-titik air bisa sampai ke bumi karena awan yang terisi penuh oleh embun menjadi air.
ADVERTISEMENT
Saat hujan turun, hujan sebenarnya melewati beberapa tahap agar proses tersebut berjalan secara maksimal dan hujan akan turun dalam kurun waktu yang tepat. Hujan memiliki beberapa tahap agar menjadi proses hujan yang sempurna melalui tahap-tahap yang dilaluinya.

Bukan Turun Begitu Saja, Berikut Ini Proses Terjadinya Hujan di Bumi

Hujan bisa terjadi karena adanya proses alami di bumi. Secara umum, hujan merupakan salah satu siklus perputaran air dari bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi dan berlangsung secara terus menerus. Sehingga hujan dapat terjadi melalui proses-proses tertentu.
Turunnya hujan berawal dari sinar matahari yang membawa energi panas menyebabkan adanya proses evaporasi. Dalam proses evaporasi, air yang berada di bumi (laut, danau, sungai serta badan air lainnya) menguap karena panas tersebut lalu menghasilkan uap-uap air.
ADVERTISEMENT
Uap-uap air terangkat ke udara dan mengalami proses kondensasi. Dalam proses kondensasi, uap-uap air berubah menjadi embun yang diakibatkan oleh suhu di sekitar uap air lebih rendah daripada titik embun air. Suhu udara yang semakin tinggi membuat titik-titik dari embun semakin banyak dan memadat lalu membentuk menjadi awan.
Proses Terjadinya Hujan di Bumi (253545)
searchPerbesar
Foto: Pixabay
Adanya perbedaan tekanan udara di langit menyebabkan pergerakan udara atau yang biasa kita kenal dengan angin. Angin menggerakan awan yang membawa butir-butir air menuju tempat dengan suhu yang lebih rendah. Awan-awan yang terkumpul bergabung menjadi awan besar yang berwarna kelabu (proses ini dinamakan koalensi).
Lalu, apakah air yang terdapat dalam awan turun ke bumi? Pertama, saat kondisi awan sudah tidak dapat menampung air lagi, sehingga menurunkan titik-titik air ke bumi menjadi hujan. Kedua, saat butir-butir air pada awan tertarik oleh gaya gravitasi, sehingga menjadi hujan.
ADVERTISEMENT
Itulah tadi proses terjadinya hujan, hujan berperan penting bagi setiap makhluk yang hidup di bumi. Oleh karena itu, hujan sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia.
(RN)