Rumus Bunga Majemuk dan Contoh Soalnya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sehari-hari, rumus bunga majemuk biasanya digunakan untuk rekening tabungan, perhitungan pinjaman angsuran, dan kartu kredit.
Mengutip dari buku Matematika Bisnis untuk Pemula, Muh Irfandy Azis, (2021:93), bunga majemuk memperhitungkan 3 faktor utama yaitu pokok pinjaman, tingkat bunga, dan jangka waktu yang terlibat.
Rumus Bunga Majemuk
Berikut ini adalah rumus bunga majemuk dan berbagai contoh soalnya.
Dalam perhitungan bunga majemuk, bunga dihitung lebih dari satu kali selama jangka waktu pinjaman atau investasi. Bunga ini ditambahkan ke dalam pokok pinjaman.
Jumlah dari pokok pinjaman dan bunga dijadikan satu pokok untuk perhitungan bunga berikutnya dan bunga tersebut dibebankan atau dibayar pada jumlah yang baru.
Proses penambahan tingkatan bunga pada pokok pinjaman sebelum bunga tersebut dihitung untuk periode selanjutnya disebut bunga majemuk.
Rumus:
M = P (1 + i)^n
Keterangan:
M = nilai jatuh tempo bunga
Majemuk P = pokok pinjaman atau investasi
i = tingkat bunga pinjaman atau investasi
n = periode bunga pinjaman atau investasi
Rumus:
I = M - P
Keterangan:
I = total bunga majemuk
M = nilai jatuh tempo bunga
Majemuk P = pokok pinjaman atau investasi
Contoh Soal Bunga Majemuk beserta Penyelesaiannya
Berikut ini adalah contoh soal bunga majemuk beserta penyelesaiannya.
UD Ardi mengajukan pinjaman untuk pengembangan usahanya pada Bank Aldo sebesar Rp10.000.000 dengan tingkat bunga 10% per tahun. Jangka yang diajukan selama 10 tahun. Hitunglah nilai jatuh tempo dan bunga majemuk dari pinjaman tersebut.
Penyelesaian:
Diketahui: P = Rp10.000.000, i = 10%, n = 10
Ditanyakan: M = ?
Jawab:
Dalam perhitungan bunga majemuk hal yang harus dihitung pertama adalah nilai jatuh tempo, kemudian baru menghitung total bunga majemuk.
M = P (1 + i)^n
M = 10.000.000 × (1 + 0.1)^10
M = 10.000.000 × (2,59374246)
M = 25.937.425
Jadi, nilai jatuh tempo dari pinjaman UD Ardi sebesar Rp25.937.425. Kemudian lanjut untuk menghitung total bunga majemuk yang dibayarkan UD Ardi pada pinjaman tersebut.
I = M - P
I = 25.937.425 - 10.000.000
I = 15.937.425
Jadi, total bunga majemuk yang harus dibayarkan adalah Rp15.937.425.
Dengan demikian, mengetahui rumus bunga majemuk sangat penting supaya bisa membantu aktivitas dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Dista)
Baca Juga: Rumus Pythagoras, Contoh Soal, dan Langkah Penyelesaiannya
