Rumus Fungsi Permintaan dan Contoh Soalnya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi permintaan mengilustrasikan hubungan antara harga suatu produk dengan jumlah yang diminta konsumen. Fungsi permintaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti harga produk, harga produk lain, pendapatan konsumen, preferensi konsumen, maupun faktor eksternal lainnya.
Pada matematika bisnis, fungsi permintaan dapat membantu perusahaan merencanakan strategi harga dan produksi yang optimal untuk memenuhi kebutuhan pasar. Untuk lebih memahaminya, artikel ini akan menguraikan rumus fungsi permintaan dan contoh soalnya.
Rumus Fungsi Permintaan
Fungsi permintaan mengikuti hukum permintaan yang menyatakan bahwa, jika harga naik, permintaan akan turun. Jika harga turun, permintaan akan naik. Ini berarti ketika harga suatu produk naik, maka jumlah yang diminta konsumen cenderung turun, dan juga sebaliknya.
Misalnya, beras merek A varian 5 kg yang pada awalnya dijual harga Rp80.000, kemudian turun menjadi Rp65.000. Penurunan harga membuat pembelian beras merek A meningkat karena banyak konsumen membelinya, dan beralih dari merek lain.
Menurut buku berjudul Matematik Bisnis karya Harry Yulianto dijelaskan bahwa fungsi permintaan bekerja berdasarkan sudut pandang pembeli. Rumus fungsi permintaan digunakan untuk menganalisis perilaku konsumen dan harga barang atau jasa.
Karena fungsi permintaan selalu berbanding terbalik, maka untuk menghitung fungsi permintaan dan mencari kurvanya dapat menggunakan rumus fungsi permintaan berikut:
P = a - bQ
atau
Q = a -bP
Keterangan:
P = Harga barang per unit
Q = Jumlah barang yang diminta
a = Angka konstanta
b = Koefisien kecenderungan (nilainya negatif karena sifatnya berbaling terbalik).
Adapun cara membaca kurva permintaan dapat dimulai dari kiri atas menuju kanan bawah. Hal ini karena hubungan pada fungsi permintaan berbanding terbalik antara harga dan jumlah barang yang diminta.
Kelangkaan barang muncul ketika kebutuhan atau keinginan yang lebih besar dari ketersediaan barang. Apabila terjadi kelangkaan, hal itu secara otomatis akan memengaruhi harga barang atau jasa di pasaran.
Baca Juga: Ciri-ciri Pasar Monopoli yang Umum untuk Diketahui
Contoh Soal Rumus Permintaan
Untuk memahami penerapan rumus permintaan, berikut contoh soal fungsi permintaan.
1. Jika fungsi permintaan Qn = 250 - 0,5P, sedangkan harga barang Rp150, jumlah barang yang diminta adalah.....
Diketahui:
Qn = 250 - 0,5P
P = Rp150
Qn = 250 - 0,5(150)
Qn = 250 - 75 = 175 unit
Jadi, jumlah barang yang diminta adalah sebesar 175 unit.
2. Pada saat harga daging sapi Rp30.000 per kg, jumlah permintaan 50 kg. Ketika harga naik menjadi Rp40.000, jumlah permintaan menjadi 30 kg. Fungsi permintaannya adalah....
P - 30.000 / 40.000 - 30.000 = Q - 50 / 30 - 50
P - 30.000 = -500(Q-50)
P - 30.000 = -500Q + 25.0000
P = -500Q + 55.000
500Q = 55.000 - P
Q = 110 - 1/500P
Dengan demikian, fungsi permintaannya adalah Q = 110 - 1/500P.
(SA)
