Konten dari Pengguna

Rumus Simpangan Baku dan Tata Cara Perhitungannya *No Topic

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalkulator Ilmiah untuk Menghitung Simpangan Baku. Sumber: Charles Deluvio-Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Kalkulator Ilmiah untuk Menghitung Simpangan Baku. Sumber: Charles Deluvio-Unsplash.com

Anda sedang bingung mencari informasi tentang rumus simpangan baku?

Ya, simpangan baku atau standar deviasi adalah salah satu cara untuk mengidentifikasi homogenitas dari suatu sampel pada penelitian kuantitatif. Sampel adalah bagian dari populasi. Definisi populasi menurut Indriantoro dan Supomo dalam Anshori (2019: 92) adalah sekelompok orang, kejadian, atau segala sesuatu yang mempunyai karakteristik tertentu.

Perhitungan simpangan baku sangat diperlukan pada penelitian kuantitatif karena penelitian yang baik berasal dari sampel yang baik. Artinya, sampel yang diteliti mewakili dari populasi yang diteliti. Oleh karena itu, setiap peneliti yang menggunakan metode kuantitatif harus memahami perhitungan simpangan baku.

Rumus Simpangan Baku

Berikut adalah cara menghitung simpangan baku dengan menggunakan rumus.

Rumus SImpangan Baku. Sumber: Dok. Penulis

Keterangan:

S = Simpangan Baku

Xi = Nilai x ke-i

N = ukuran sampel

Tata Cara Perhitungan Simpangan Baku

Ilustrasi Responden yang Menjadi Sampel dari Populasi. Sumber :Papaioannou Kostas-Unsplash.com

Beberapa orang merasa “pusing” ketika melihat simbol-simbol seperti rumus di atas. Namun, hal itu perlu dihindari. Mari ubah sugesti bahwa rumus tersebut mudah. Yuk, buktikan dengan memahami tata cara perhitungannya berikut ini!

  1. Susun data xi pada penelitian Anda.

  2. Kuadratkan setiap data xi yang Anda miliki.

  3. Jumlahkan seluruh data xi yang Anda miliki.

  4. Jumlahkan data xi yang telah Anda kuadratkan.

  5. Substitusikan angka-angka tersebut ke dalam rumus simpangan baku.

Baik atau tidaknya sampel yang Anda gunakan ditentukan oleh hasil simpangan baku dengan kriteria sebagai berikut.

Apabila simpangan baku sama dengan nol, artinya nilai sampel yang ada bernilai sama.

Apabila simpangan baku lebih besar atau lebih kecil dari nol maka titik data individu tersebut jauh dari rata-rata.

Sebenarnya pengecekan sampel dan pengolahan data kuantitatif bisa dilakukan dengan aplikasi yang bernama SPSS. Aplikasi SPSS merupakan program yang bisa membantu Anda untuk menganalisis data statistik dengan ketepatan yang baik. Walaupun pengecekan sampel dan pengolahan data kuantitatif bisa dilakukan dengan SPSS, belajar hitungan secara manual juga perlu dipahami untuk menambah wawasan dan kemampuan analisis. (AA)