Sejarah Singkat tentang Sistem Bulan Pertama Tahun Saka

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saka adalah nama tahun dalam penanggalan Jawa. Adapun tahun pertama Saka dimulai pada tahun 78 Masehi dengan menggunakan perhitungan peredaran bulan dan matahari mengelilingi Bumi. Sedangkan nama bulan pertama tahun Saka adalah Caitra yang berlangsung dari Maret hingga April. Untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang tahun Saka, simak penjelasannya dalam artikel ini, ya!
Sejarah Singkat tentang Sistem Bulan Pertama Tahun Saka
Sejarah Tahun Saka yang dimulai pada tahun 78 Masehi diriwayatkan bertepatan dengan tahun pertama raja Saliwahana atau Aji Saka naik tahta di Hindustan. Pada tahun itu secara pasti ditetapkan sebagai tahun 1 Saka. Mengutip dari buku Nyepi: Kebangkitan, Toleransi, dan Kerukunan karya Nyoman S. Pendit (2001:48), tahun Saka terdiri dari 12 bulan dan nama bulan pertama tahun Saka adalah Caitra.
Berikut adalah nama-nama bulan tahun Saka menurut Casparis dan Damais.
Caitra [Maret-April]
Waisaka [April-Mei]
Jyesta [Mei-Juni]
Asadha [Juni-Juli]
Srawana [Juli-Agustus]
Bhadrawada [Agustus-September]
Asuji [September-Oktober]
Karttika [Oktober-Nopember]
Margasira [Nopember-Desember]
Posya [Desember-Januari]
Magha [Januari-Februari]
Phalguna [Februari-Maret]
Jumlah hari di tiap bulan adalah 30 hari dan tanggal 1 bulan Caitra menjadi awal tahun Saka yang bertepatan pada bulan Maret menurut penanggalan Masehi. Adapun nama-nama bulan dalam tahun Saka menurut Prof. Ketut Riana dalam buku Kakawin Desa Warnanna Uthawi Nagara Kertagama adalah sebagai berikut.
Srawana [kasa/kesatu] 12 Juli-12 Agustus
Bhadrapada [karo/kedua] 13 Agustus-10 September
Asuji/Aswina [katiga/ketiga] 11 September-11 Oktober
Kartika [kapat/keempat] 12 Oktober-10 Nopember
Pasya/pausya [kalima/kelima] 11 Nopember-12 Desember
Marggasira [kanem/keenam] 13 Desember-10 Januari
Magha [kapitu/ketujuh] 11 Januari-11 Februari
Phalguna [kawolu/kedelapan] 12 Februari-11 Maret
Caitra [kasanga/kesembilan] 12 Maret-11 April
Waisaka [kadasa/kesepuluh] 12 April-11 Mei
Jyesta [jyesta/desta/kesebelas] 12 Mei-12 Juni
Asadha [sadha/keduabelas] 13 Juni-11 Juli
Jadi, memang ada banyak versi terkait dengan urutan bulan dalam tahun Saka. Meski begitu, setiap versi tersebut tidak ada yang salah dan masih digunakan oleh masyarakat hingga kini. Anda bisa mengikuti kepercayaan masyarakat setempat terkait penggunaan tahun Saka ini. (Anne)
