Konten dari Pengguna

Siklus Krebs: Mengenal Tahapan dan Hasil Siklusnya

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siklus Krebs, Foto: Dok. kelaspintar.id
zoom-in-whitePerbesar
Siklus Krebs, Foto: Dok. kelaspintar.id

Pernahkah kamu mendengar tentang materi siklus krebs? Merupakan salah satu materi dari mata pelajaran kimia, siklus krebs merupakan salah satu tahapan dari proses respirasi sel di dalam tubuh manusia. Siklus ini digunakan oleh organisme aerobik untuk menghasilkan energi.

Sering juga disebut sebagai siklus asam sitrat, nama “Krebs” diambil dari nama penemunya yang bernama Sir Hans Adolf Krebs. Sir Krebs menemukan siklus kompleks ini saat sedang mengajar biokimia di Universitas Cambridge pada tahun 1937. Bersama Fritz Lipmann, penemuannya ini berhasil dianugerahi hadiah Nobel pada tahun 1953.

Tahapan Siklus Krebs

Terdapat dua tahapan penting siklus krebs. Pertama adalah tahapan persiapan, dimana asam piruvat diubah menjadi asetil-koA melalui proses dekarboksilasi oksidatif. Kedua adalah tahap dalam siklus, yang berlangsung di dalam matriks mitokondria.

Dalam artikel ini, yang dibahas lebih dikhususkan kepada siklus krebs itu sendiri. Asetil-koA yang merupakan produk hasil proses dekarboksilasi oksidatif kemudian akan digunakan bahan untuk melakukan siklus krebs. Terdapat delapan tahap siklus krebs yang terjadi secara terus-menerus. Berikut ulasannya.

  1. Pembentukan sitrat, terjadi saat proses kondensasi asetil-koA dengan oksaloasetat yang akan membentuk sitrat dengan enzim sitrat sintase.

  1. Sitrat yang dihasilkan diubah menjasi isositrat dengan bantun enzim akonitase.

  1. Enzim dehidrogenasi isositrat kemudian mengubah isositrat menjadi a-ketoglutarat dengan bantuan NADH. Pada proses ini, terjadi pula pelepasan satu molekul karbon dioksida.

  1. Alfa-ketoglutarat mengalami proses oksidasi, sehingga menghasilkan suksinil-koA. Selama oksidasi ini, NAD+ menerima elektron menjadi NADH + H+. Enzim yang mengkatalisasi reaksi ini adalah alfa-ketoglutarat dehidrogenase.

  1. Suksinil-koA kemudian diubah menjadi suksinat. Energi yang dilepaskan digunakan untuk mengubah guanosin difosfat (GDP) dan fosforilasi (Pi) menjadi guanosin trifosfat (GTP), yang kemudian digunakan untuk membuat ATP.

  1. Suksinat yang dihasilkan dari proses sebelumnya lalu dioksidasi menjadi fumarat. Saat oksidasi, FAD menerima elektron dan menjadi FADH2. Kemudian enzim suksinat dehidrogenase mengkatalisis pemindahan dua hidrogen dan suksinat.

  1. Selanjutnya adalah proses hidrasi, dimana terjadinya penambahan atom hidrogen pada ikatan karbon sehingga menghasilkan malat.

  1. Malat kemudian dioksidasi untuk menghasilkan oksaloasetat dengan bantuan enzim malat dehidrogenase, dan juga menghasilkan NADH. Oksaloasetat ini kemudian menangkap asetil-koA sehingga siklus krebs akan terus-menerus terjadi.

Hasil Siklus Krebs

Dari delapan proses siklus krebs, nantinya akan menghasilkan 12 ATP. Kedua belas ATP ini terdiri dari hasil 3 NAD+ menjadi 9 ATP, 1 FAD menjadi 2 ATP, serta 1 ATP.

Itu dia ulasan mengenai tahapan dan hasil siklus krebs. Semoga artikel ini dapat menambah wawasanmu ya!

(RYFA)