Struktur dan Fungsi Organel Sel Hewan yang Perlu Kamu Tahu

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Struktur sel tubuh hewan dapat diibaratkan seperti struktur sebuah bangunan dengan organel sel sebagai ruangan-ruangan kecilnya. Organel sel hewan tentu berbeda dengan manusia dan tumbuhan, begitu pula dengan fungsinya yang beraneka ragam.
Daftar Organel Sel Hewan dan Fungsinya
Berikut ini adalah aneka organel sel hewan dan fungsinya yang berbeda-beda demi menunjang kehidupan hewan:
1. Diktiosom
Biasa disebut dengan badan golgi, organel ini berada di pinggir sel dekat membran sel. Diktiosom yang dapat membentuk lisosom ini berbentuk seperti kantung (lumen) atau cakram pipih yang disebut sisterna. Kantungnya bisa terlepas dan membentuk kantung-kantung kecil yang disebut vesikel. Vesikel sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu vesikel transfer untuk mentransfer protein dari diktiosom ke lisosom dan vesikel sekretoris untuk melepaskan protein atau molekul lainnya.
Diktiosom sendiri berfungsi untuk memodifikasi, mengemas, dan menyortir molekul yang terbungkus di dalam vesikula, kemudian mentransportasikannya baik di dalam sel maupun dikeluarkan ke luar sel.
2. Ribosom
Ribosom merupakan butiran nukleoprotein yang berukuran 15-20 nm. Ada 2 komponen utama di dalam organel sel hewan terkecil ini, yaitu subunit besar dan subunit kecil. Kedua subunit ini bergabung dan membentuk struktur yang mirip burger. Di tengah-tengah tumpukan kedua subunit itu, ada mRNA, yang berfungsi untuk membuat protein tertentu. Oleh karena itu, ribosom berperan penting sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein.
3. Mitokondria
Terdiri dari 2 kata bahasa Yunani, yaitu mitos yang berarti benang dan chondros yang berarti butir, jika dilihat dari mikroskop, mitokondria berbentuk seperti benang, tetapi saat diperbesar, terlihat bahwa bentuk aslinya seperti butiran elips.
Dengan panjang 2 mikrometer dan diameter 0,5 mikrometer, organel sel hewan ini memiliki 2 lapis membran yang terdiri dari membran dalam dan membran luar. Di membran dalam ada krista yang memperluas permukaan membran dan matriks yang berisi cairan DNA. Sedangkan di membran luar ada banyak protein dan lipid.
Mitokondria berfungsi sebagai tempat respirasi seluler, yang menghasilkan energi dan molekul pembawa energi siap pakai.
4. Badan Mikro
Berbentuk bulat, badan mikro yang tersebar di sitoplasma ini mempunyai membran dan berisi kristal protein. Pada hewan, hanya ada 1 jenis badan mikro, yaitu peroksisom yang berfungsi untuk menetralkan racun dan menghasilkan enzim katalase yang akan menguraikan hidrogen peroksida yang bersifat racun menjadi air dan oksigen yang bersifat netral.
5. Sentrosom
Di dalam organel ini ada 2 sentriol yang berperan penting untuk pembelahan sel. Sentrosom akan mengatur benang-benang spindel yang dihasilkan sentriol selama pembelahan sel.
6. Lisosom
Organel sel hewan yang satu ini hanya memiliki satu lapis membran. Di bagian luar membran lisosom, ada jalur keluar transportasi protein. Sedangkan di bagian dalamnya, ada lapisan fosfolipid atau lipid bilayer. Lisosom sendiri mengandung enzim hidrolitik yang bertugas untuk menghancurkan zat asing yang memasuki sel, sehingga berfungsi untuk pencernaan intrasel.
7. Vakuola
Nah, sekarang kita sampai pada organel sel hewan yang terakhir, yaitu vakuola. Dilansir dari buku Fokus Belajar Intisari Biologi untuk SMA/MA, Bob dan Joko, (2019:20), struktur vakuola dibungkus oleh tonoplas, yang merupakan lapisan terluar dari vakuola. Lebih sering ditemukan pada tumbuhan, pada hewan, organel sel ini berbentuk amat kecil. Vakuola dapat mengembang dan mengempis, sehingga berfungsi untuk mengatur tekanan osmotik alias konsentrasi air dan tempat pengeluaran cairan tubuh.
Ternyata ada sangat banyak dan organel sel hewan terperinci yang menunjang kehidupannya, yah!(BRP)
